Kasus Prostitusi Melibatkan Anak di Bawah Umur di Pidie, Mucikari dan Dua Pria Hidung Belang Ditangkap

Kasus Prostitusi Melibatkan Anak di Bawah Umur di Pidie, Mucikari dan Dua Pria Hidung Belang Ditangkap

BERITAKINI.CO, Sigli | Aparat Kepolisian Polres Pidie mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan dua anak di bawah umur.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, Kamis (16/10/2020) mengatakan, tiga orang diamankan dalam kasus prostitusi tersebut.

 Mereka masing-masing, IFR (38) warga Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie yang diduga sebagai mucikari. 

Sementara dua orang lainnya merupakan pelanggan yakni IK (40) warga Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya; dan DI (26) warga Lamseupeng, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. 

"Satu pengguna jasa prostitusi masih buron dan sedang dalam pengejaran," ujar Zulhir. 

Kasus tersebut, kata kapolres, terungkap dari pengembangan kasus pesta seks yang digerebek warga Kembang Tanjong beberapa pekan lalu. 

Lihat: Diduga Pesta Seks, Enam Muda-mudi Diamankan di Pidie

"Kasus itu terungkap dari pengembangan perkara hukum jinayat di Kambang Tanjong beberapa hari lalu," kata Zulhir. 

Pengakuan yang diterima penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pidie, selain berhubungan dengan pacarnya, mereka juga pernah menerima imbalan dari hubungannya dengan laki-laki hidung belang.

Para korban yang masih dibawah umur, kata Zulhir, difasilitasi oleh IFR alias Bunda untuk ditawarkan kepada laki-laki hidung belang yang memerlukan jasa pelayanan seks. Prostritusi tersebut sudah dijalankan pelaku sejak Juli 2020. 

Rubrik

Komentar

Loading...