Kasus Kekerasan Seksual Kian Marak, Dewan: Qanun Ketahanan Keluarga Solusinya

Kasus Kekerasan Seksual Kian Marak, Dewan: Qanun Ketahanan Keluarga Solusinya

BERITAKINI.CO, Jantho | Kasus kekerasan seksual dan pencabulan semakin meresahkan di negeri Syariat Islam ini.

Melihat itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Zulfikar Aziz mengatakan, diperlukan suatu solusi dan terobosan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut.

"Solusinya adalah dengan penguatan kembali Syariat Islam dan Qanun Ketahanan Keluarga," kata Zulfikar, Sabtu (23/1/2021).

Karena menurutnya, permasalahan ini didasari oleh kurangnya pemahaman tentang kehidupan berkeluarga, sehingga tergoda melakukan hal yang bertentangan dengan Syariat Islam.

"Contohnya lalai dengan judi online, kemudian berdampak pada ekonomi keluarga, dampaknya mengakibatkan keributan hingga perceraian," katanya.

Lebih lanjut, menurutnya kasus cabul yang semakin meresahkan diakibatkan oleh degradasi pemahaman budaya, akhlak, dan syariah sesuai identitas Aceh.

"Perbuatan cabul ini mencoreng nama besar Aceh, Saya pikir solusinya qanun tersebut," katanya.

Qanun yang diinisiasi oleh fraksi PKS itu dinilai tepat menjawab persoalan tersebut. Karena qanun ini akan mengedukasi keluarga sesuai dengan ajaran Islam.

"Nanti dinas-dinas yang jadi leading sector, akan menggarap isu-isu ini lebih aplikatif dan bisa berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti dinas sosial, serta dinas pemberdayaan perempuan dan anak," katanya.

"Syariat Islam ini bukan hanya seremonial belaka, tapi harus menyentuh substansinya."

Editor
Pemkab Pidie Jaya-Idulfitri

Komentar

Loading...