Kasus Baru, Satu Warga Aceh Tamiang Positif Corona

Kasus Baru, Satu Warga Aceh Tamiang Positif Corona

Banda Aceh | Aceh kembali mencatat satu kasus baru positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Satu orang asal Kabupaten Aceh Tamiang, berinisial Muk (51), terkonfimasi positif terinfeksi virus tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) mengatakan, Muk sebelumnya mengalami gejala klinis yakni demam tinggi dan bantuk-batuk, setelah dia tiba dari Medan, Sumatera Utara pada 18 Mei 2020 lalu.

Ia pun datang ke IGD RSUD Aceh Tamiang untuk penanganan.

“Hasil rapid test yang dilakukan RSUD Aceh Tamiang menunjukkan reaktif virus. Karena itu dilanjutkan dengan swab test untuk pengambilan cairan tenggorokan dan hidungnya dan dikirim ke Balai Litbangkes Aceh, Lambaro, Aceh Besar,” urai SAG.

Hasilnya, Muk terkonfirmasi positif Covid-19, sesuai laporan Kepala Balai Litbangkes kepada Gugus Tugas Covid-19 Aceh pada 21 Mei 2020. 

“Muk tercatat sebagai kasus ke-19 penderita Covid-19 di Aceh,” kata SAG.

SAG juga menyampaikan kondisi terakhir percepatan penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota per 22 Mei 2020, pukul 15.00 WIB.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh sebanyak 2.007 kasus. Ada penambahan 3 kasus  dibandingkan dengan kemarin.  

“Dari 2.007 jumlah ODP, sebanyak 64 orang  masih dalam pantauan petugas kesehatan, 1.943 orang sisanya telah selesai menjalani proses pemantauan atau karantina mandiri,” kata SGA

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak bertambah, atau masih 101 kasus, dan semuanya telah sembuh. Kasus PDP meninggal di Aceh tercatat 1 kasus pada Maret 2020 lalu.

Sedangkan angka positif Covid-19 di Aceh hingga saat ini tetap 19 orang, yakni 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 16 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia, juga pada Maret 2020, jelasnya.

“Jumlah penderita Covid-19 di Aceh memang tidak sebanyak daerah lain.  Kita tetap harus waspada dan mencegah penularannya di gampong-gampong supaya tidak terjadi lonjakan kasus usai hari raya nanti,” kata SAG.[]

Rubrik

Komentar

Loading...