Karyawati Bank di Abdya Diduga Bawa Kabur Miliaran Duit Nasabah

Karyawati Bank di Abdya Diduga Bawa Kabur Miliaran Duit Nasabah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sejumlah warga Aceh Barat Daya (Abdya) mengaku menjadi korban penipuan oknum karyawati Bank BRI setempat.

Miliaran duit warga Abdya diduga dibawa kabur perempuan berinisial RS (26) tersebut.

Kateng, warga Abdya merupakan salah satu korbannya.

“Rp 250 juta duit saya raib,” katanya.

Kateng menjelaskan, modus yang dilakukan RS adalah dengan mendatangi korban yang merupakan nasabah BRI.

“Dia datang lengkap dengan badge BRI, dan mengaku bertugas sebagai funding officer (FO),” kata Kateng, Selasa, 30 Juni 2020.

RS lantas meminta Kateng untuk membantunya menyetorkan uang ke rekeningnya.

“Alasannya untuk pergantian buku dari rekening BRI konvensional ke rekening BRI Syariah,” ungkap Kateng.

Selain alasan tersebut, kata Keteng, RS mengaku setoran ke rekeningnya itu juga akan membantu dia memenuhi target menghimpun uang yang bebankan BRI.

“Jika tidak memenuhi target pemasukan yang telah dibebankan kepadanya sebagai FO, dia mengaku bisa dimarahi oleh pimpinan BRI,” kata Kateng.

Kateng mengaku kasihan terhadap RS. Dia pun berniat untuk membantunya.

“Pada 27 Mei  2020 saya transfer ke rekening RS Rp 200 juta, dan pada 9 Juni 2020, dikembalikan Rp 100 juta,” ungkap Kateng.

Namun pada 10 Juni 2020, kata Kateng, RS kembali meminta tolong dibantu Rp 300 juta dengan alasan yang sama.

“Tapi saya jawab tidak punya uang sebesar itu dan sempat juga saya tanyakan untuk apa uang sebesar itu, sebab saya sudah mulai ada rasa curiga. RS berhasil meyakinkan saya sehingga pada 10 Juni 2020 saya trasnfer lagi Rp 150 juta ke rekeningnya sehingga total Rp 250 juta,” kata Kateng.

Kateng mengungkapkan, selain dia, ternyata banyak warga Abdya yang juga menjadi korban.

“Ada yang Rp 190 juta, ada yang Rp 600 juta, ada juga yang Rp 400 juta,” katanya.

Kateng mengakui, RS memiliki kemampuan untuk mengelabui orang.

“Kita memang tergoda cara RS minta tolong, betul-betul tergoda. Penampilan menarik dan bicaranya juga sangat lemah lembut,” kata Kateng.

Kateng mengaku pernah mencoba mencari RS di kantor BRI setempat, termasuk mendatangi kediamannya di Blang Pidie.

“Tapi dia tidak ada. Pernah juga saya menghubunginya lewat telepon, dan dia berjanji akan mengembalikan uang tersebut sekembali dari Padang, Sumatera Barat,” kata Kateng.

“Namun setelah itu tidak bisa dihubungi lagi karena hp-nya tidak aktif.”

Kepala Cabang BRI Abdya Dolly Senja Permadi tak mau berkomentar saat dikonfirmasi.

Rubrik
BANK ACEH IDUL ADHA

Komentar

Loading...