Karena Ganja, Dua Pria Paruh Baya di Aceh Tamiang Diringkus Polisi

Karena Ganja, Dua Pria Paruh Baya di Aceh Tamiang Diringkus Polisi
Tersangka pembeli dan penjual ganja. Foto: Net

BERITAKINI.CO | Polres Aceh Tamiang berhasil meringkus dua pria diduga sebagai pembeli dan penjual narkotika jenis ganja. Keduanya berhasil ditangkap di hari yang sama, Jumat (26/4/2019).

Kedua tersangka masing-masing berinisial SA (46) warga Desa Pahlawan, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, dan MY (49) warga Dusun Tanjung Pandan, Desa Gedung Biara, Kecamatan Seuruway.

Bersama kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 29 bungkus kecil diduga berisi ganja seberat 199,48 gram.

Dilihat pada situs Tribratanews, tersangka berinisial SA berhasil diciduk petugas di pinggir jalan umum Desa Pasiran, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

Kapolres Aceh Tamiang melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Delyan Putra mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa SA sedang membawa ganja dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX, dari arah Desa Gedung Biara menuju Desa Pahlawan, Karang Baru.

Selanjutnya di pinggir jalan umum Desa Pasiran, Kecamatan Seruway, petugas berhasil menghentikan sepeda motor yang dikendarai tersangka SA.

Setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas mendapatkan tiga bungkus kecil dari kantong celana SA yang diduga berisi ganja seberat 9,48 gram.

Dari interogasi singkat, SA mengakui bahwa ganja tersebut dibelinya dari tersangka MY untuk konsumsi pribadi.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan menangkap MY di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 24 bungkus kecil berisi ganja seberat 90 gram.

Ganja itu disimpan MY di lemari yang dimasukkan dalam sebuah toples. Polisi juga menemukan satu bungkus plastik warna putih berisi 10 gram ganja, kemudian satu plastik warna hitam 90 gram ganja, yang disimpan dekat kandang ayam.

Tak berhenti di situ, polisi kembali mengembangkan kasus tersebut.

Dari pengakuan MY, diketahui ternyata ada tersangka lainnya berinisial BD. Polisi tak berhasil meringkus tersangka karena sudah melarikan diri.

Kedua tersangka kini telah digelandang ke Mapolres Aceh Tamiang guna pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan BD sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Rubrik

Komentar

Loading...