Kapal Tak Kunjung Berlayar, 165 Calon Penumpang Masih Terlantar di Pelabuhan Sinabang

Kapal Tak Kunjung Berlayar, 165 Calon Penumpang Masih Terlantar di Pelabuhan Sinabang

BERITAKINI.CO, Sinabang | Sebanyak 103 calon penumpang, 62 sopir truk angkutan barang, terpaksa menunggu dan menginap di pelabuhan penyeberangan Kuta Batu, Sinabang.

Tiga kapal penyeberangan yang ada, belum juga bisa beroperasi karena faktor cuaca buruk.

Sebagian calon penumpang yang tidak punya saudara atau famili di sana, terpaksa memanfaatkan loket dan mushalla di komplek pelabuhan untuk menginap, menanti hingga kapal berlayar kembali.

"Kami dari Alafan mau ke Labuhan Haji. Sudah empat hari menanti kapal berangkat di pelabuhan ini. Tidak ada rumah saudara, makanya kami tidur dan makan di sini (pelabuhan)," kata Nursaya, salah seorang calon penumpang, kepada BERITAKINI.CO, Minggu (25/8/2019).

Untuk meringankan beban calon penumpang selama kapal tidak beroperasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Dinas sosial Simeulue mendirikan dapur umum di komplek pelabuhan itu.

Sekretariat BPBD Simeulue Zul Fadli menyebutkan, pihaknya menargetkan menyediakan makanan untuk para calon penumpang yang terlantar itu selama lima hari.

"Selama lima hari target kita untuk  menyediakan makanan untuk calon penumpang. Dalam satu hari kita berikan tiga kali makan," kata Zul Fadli.

Ia berharap, dapur umum yang dibuka itu dapat meringankan beban calon penumpang.

Dia juga menghimbau, agar kapal tidak memaksakan untuk berangkat, jika memang cuaca belum kondusif. | EDI

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...