Kapal Nelayan Ditembaki di Perairan Simeulue, 2 Tewas, 1 Kritis

Kapal Nelayan Ditembaki di Perairan Simeulue, 2 Tewas, 1 Kritis
Kasatpol Air Polres Sibolga, AKP M Sihombing. (Foto: Abdi Somat Hutabarat/detikcom)

BERITAKINI.CO | Dua kapal nelayan asal Sibolga ditembaki oleh orang tak dikenal. Akibat peristiwa ini, dua orang meninggal dan 1 kritis.

Kasatpol Air Polres Sibolga AKP M Sihombing mengatakan penembakan itu terjadi pada Jumat (2/10) kemarin. Berdasarkan pemeriksaan dua anak buak kapal (ABK) berinisial MH dan PP, insiden penembakan itu terjadi di perairan laut Pulau Simeulue, Kota Sinabang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Penembakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Diketahui saat kejadian, dua kapal nelayan ini sedang melego jangkar di perairan Simeulue atau nol mil dari Pulau Tepak perairan Laut Simeulue, Kota Sinabang.

"Sewaktu kedua kapal tersebut lego jangkar atau istirahat, ada tembakan secara tiba-tiba. Lalu setelah itu para kru kapal langsung ketakutan dan memutus tali jangkar untuk melarikan diri," kata Sihombing, Senin (5/10/2020).

Kedua kapal penangkap ikan GT 6 dan GT 7 ini berangkat dari Kota Sibolga pada tanggal 28 September 2020 yang lalu. Menurut keterangan dari dua ABK yang diperiksa, akibat penembakan itu dua orang tewas dan satu orang mengalami kritis.

Korban meninggal dunia atas nama Putra (30), ABK KM Tiur dan Aspuri alias Kuya (33) Nakhoda KM Kasih Sayang. Keduanya warga Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Korban yang mengalami kritis bernama, Irfan Nasution sedang dioperasi di RS Adam Malik, di Medan," terang Sihombing.

Polisi belum bisa memastikan apakah ada proyektil (peluru) yang tertinggal di tubuh korban meninggal dunia tersebut. Dugaan sementara, insiden penembakan terhadap kedua kapal nelayan asal Sibolga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Sihombing menambahkan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui siapa pemilik kapal karena masih fokus dengan kasus dugaan penembakan itu. Namun demikian, pihaknya tetap mengupayakan lidik terbatas karena kejadian berada di Aceh.

"Posisi kapal sudah berada di Sibolga, bekas penembakan juga sudah kita foto," ujar Sihombing menambahkan.

Rubrik
Sumber
detik.com

Komentar

Loading...