Kapal Bermuatan 13 Ton Bawang Merah Ilegal Ditangkap di Perairan Aceh Tamiang

Kapal Bermuatan 13 Ton Bawang Merah Ilegal Ditangkap di Perairan Aceh Tamiang
Kapal KM Doa Ibu yang mengangkut 13 ton bawang merah ilegal diamankan oleh petugas Bea Cukai di Kuala Langsa. (Foto: IST)

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Tim gabungan yang dipimpin Bea Cukai Aceh menangkap sebuah kapal yang mengangkut 13 ton bawang merah ilegal di kawasan perairan Desa Teluk Kemiri, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Penangkapan bawang merah ilegal ini dibenarkan oleh Kepala Bea Cukai Aceh Agus Yulianto saat dikonfirmasi, Minggu malam (18/11/2018).

Kata Agus, bawang merah ilegal itu dibawa dari Malaysia. Kapal itu ditangkap oleh tim gabungan PATKORKAS TIMA Bea Cukai pada Sabtu (17/11/2018) pukul 19.30 WIB.

"13 ton bawang merah ilegal yang dibawa dari Malaysia itu rencananya diseludupkan ke Desa Teluk Kemiri, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang," jelasnya.

Kata dia, penangkapan berawal ketika petugas melaksanakan operasi patroli laut gabungan yang melibatkan jajaran Bea Cukai dari Provinsi Aceh dan juga Sumatera Utara.

"Kapal KM Doa Ibu itu langsung dibawa ke Kuala Langsa oleh kapal patroli BC 30004 dan BC 20004 dari perairan Aceh Tamiang," kata Agus.

Dalam penangkapan ini, sebut Agus, petugas juga ikut mengamankan lima orang tersangka.

"Lima orang tersangka kita amankan berinisial MS (44) kapten kapal, H (27), K (45), MA (38) dan HR (27). Dari lima tersangka ini, tiga diantaranya adalah warga Sumut," pungkas Agus. | MAG 002

Rubrik

Komentar

Loading...