Jumlah Personil Gugus Tugas Pidie Panjangnya Bisa Sampai ke Padang Tiji, Tapi Kinerja Dinilai Lamban

Jumlah Personil Gugus Tugas Pidie Panjangnya Bisa Sampai ke Padang Tiji, Tapi Kinerja Dinilai Lamban

BERITAKINI.CO, Sigli | Tim Pansus Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie mengaku kecewa dengan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten tersebut.

Pasalnya,Gugus Tugas hingga masih belum menunjukkan data ril atas apa yang telah dan akan dilakukan dalam rangka penanganan pencegahan penularan virus tersebut. Selain itu, gugus tugas juga tak sepenuhnya terbuka soal realisasi anggaran kepada tim pansus.

Anggota Pansus Covid-19 DPRK Pidie, Jailani Yacob pun menuding Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie tidak becus melakukan upaya pencegahan virus corona di Kabupaten Pidie. 

Harusnya, gugus tugas cepat tanggap terhadap kemungkinan penyebaran virus corona, terutama dari gelombang masyarakat yang masuk dari luar daerah.

"Kita sudah dua kali minta data apa saja yang sudah dan akan dilakukan tim Covid-19 kabupaten, tapi sampai detik ini belum juga diserahkan," kata Jailani di hadapan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Pidie yang juga Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud di ruang sidang DPRK Pidie, Senin (15/6/2020).

Selama ini, terang Jailani, tim pansus hanya menerima gambaran-bambaran dari tim gugus saat dipanggil dewan, sementara aksinya hampir nihil.

Padahal jika dilihat dari porsi tim gugus tugas yang di SK-kan Bupati Pidie, jumlahnya hampir 300 orang dari seluruh unsur.

"Jumlah tim gugus kita bisa sampai ke Padang Tiji panjangnya, tapi kerjanya tidak ada, hanya berbicara langkah dan ‘akan-akan saja’," sambung Jailani.

Menyikapi itu, Fadhlullah TM Daud mengatakan bahwa dalam upaya pencegahan virus corona sesungguhnya sudah dilakukan, hanya saja secara berlahan, sembari mengatur strategi.

“Bukan kita bicara ‘akan-akan saja’, tapi dari awal kita lakukan upaya pencegahan dengan sistem atur pernafasan agar lebih fokus, tidak boleh jor-joran,” kata Fadhlullah.

Sementara soal data yang diminta dewan tidak dipenuhi, Fadhlullah memohon maaf kepada anggota pansus belum bisa menyediakan data sesuai dengan yang diharapkan, namun dirinya sudah menyampaikan kepada tim agar menyiapkan data yang diminta tim pansus DPRK Pidie.

“Saya mewakili gugus tugas mohon maaf kepada tim pansus, karena belum menyerahkan data yang diminta. Namun kami perlu waktu dan menggumpulkan semua data. Tidak boleh tidak diberikan apapun yang diminta tim pansus, sebab saya paham betul apa guna tim pansus ini,” ujar Fadhlullah.

Rubrik

Komentar

Loading...