Jual Setengah Ons Sabu ke Polisi, Tiga Pria Ini Dicokok di Depan Gerai Donat di Banda Aceh

Jual Setengah Ons Sabu ke Polisi, Tiga Pria Ini Dicokok di Depan Gerai Donat di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Tiga orang diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh terkait peredaran gelap narkotika jenis sabu. Sebanyak 50,66 gram sabu berhasil disita.

Ketiga pelaku adalah ARD (27) warga Banda Aceh; AS (24) dan AZ (48) warga Pidie.

Kapolresta Banda Acehmelalui Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang mengatakan, mereka ditangkap di depan Gerai King-O Donut, Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, kemarin sore.

"Polisi menyamar melakukan negoisasi dengan AS dan disepakati akan transaksi sabu seberat dua ons dengan harga Rp 140 juta,” kata Bobi, Rabu (15/1/2020).

Petugas memperlihatkan uang yang dibawa, kemudian AS memperlihatkan sabu kepada petugas.

“Beberapa saat kemudian, tersangka langsung kita diringkus,” katanya.

Belakangan, kata Boby, berat sabu yang bawa AS, tidak sesuai dengan pesawan awal.

Dia, kata Boby, beralasan bahwa hanya menerima sabu sebanyak setengah ons yang akan dijualnya senilai Rp 53 juta.

Dari pemeriksaan AS mengatakan, sabu tersebut diterimanya dari PI (saat ini buron) melalui perantara ARD.

“AS mendapatkan sabu tersebut dari PI di sebuah masjid di Lampulo. Sementara keterkaitan AZ adalah karena mereka bersama–sama ikut serta melihat penyerahan sabu tersebut oleh PI kepada AS sebanyak 50.66 gram.”

Tujuan ketiga tersangka tersebut, kata Boby, untuk mendapatkan keuntungan dari hasil jual beli sabu yang akan dibagi rata.

Ketiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.

Rubrik

Komentar

Loading...