Jual Sabu Rp 350 Juta ke Polisi Menyamar, Tiga Pengedar Ini Ditangkap di Aceh Timur

Jual Sabu Rp 350 Juta ke Polisi Menyamar, Tiga Pengedar Ini Ditangkap di Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Lhokseumawe membekuk tiga pengedar narkotika jenis sabu. Petugas menyita satu paket besar sabu senilai lebih dari Rp 300 juta.

Kapolres Lhokseumawe Eko Hartanto mengatakan, tiga pengedar yang ditangkap masing-masing, IM (36) warga Desa Nurul Huda Tanjong Meunye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara; SM (32) warga Desa Baoh Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa; dan IB (31) warga Desa Melati Biara Barat, Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. 

Ketigaknya dibekuk pada 7 November 2021 lalu di Desa Paya Naden, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Penangkapan tersebut, kata Eko, berawal dari informasi yang diperoleh petugas tentang sepak terjang IB yang dilaporkan kerap bertransaksi barang haram tersebut di kawasan Desa Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Petugas pun melakukan penyelidikan dan berhasil terhubung dengan IB. 

Saat itu, kata Eko, petugas menyamar menjadi pembeli dan diarahkan mengambil narkoba tersebut di Desa Paya Naden, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

“Setelah petugas yang undercover memastikan bahwa memang benar terdapat sabu di rumah tersebut, lalu penggerebekan dilakukan,” kata Eko. Petugas menangkap ketiganya rumah tersebut. 

Adapun narkoba yang berhasil diamankan sebanyak satu paket besar sabu.

Eko mengatakan, pelaku mengaku membeli narkoba tersebut dari B, kini DPO, seharga Rp 340 juta.

Sabu hendak dijual kembali senilai Rp 350 juta. Dari keuntungan penjualan, IB mendapat Rp 5 juta.

Karena berbisnis barang haram itu, kini ketiganya dihadapkan dengan ancaman pidana.

Eko mengatakan, mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika jo Pasal 55 KUHP.

"Penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar," kata Eko. | Tompul

Rubrik

Komentar

Loading...