JPU Tuntut Pemilik Akun Timphan Aceh 10 Bulan Penjara

JPU Tuntut Pemilik Akun Timphan Aceh 10 Bulan Penjara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh menuntut Muhammad Jumara, pemilik akun Facebook Timphan Aceh 10 bulan penjara denda sebesar Rp 25 juta subsider 2 bulan kurungan.

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (6/11/2018).

JPU Dikha Savana meminta hakim menyatakan terdakwa bersalah karena telah melakukan pencemaran nama baik melalui saluran perangkat elektronik.

"Muhammad Jumara dinilai bersalah karena telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Darwati A. Gani (istri Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh non aktif) melalui akun Facebook Timphan Aceh," katanya.

Baca: Tuding Darwati Terlibat Kasus Prostitusi, Pengelola Akun Timphan Aceh Didakwa Langgar UU ITE

Terdakwa juga dianggap dengan sengaja telah mengaitkan kasus prostitusi online dengan nama Darwati A. Gani.

"Namun ada juga pertimbangan yang meringankan terdakwa, di mana antara pelapor dan terlapor telah saling memaafkan di persidangan," katanya.

Terdakwa dijerat Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pada t22 November mendatang, sidang kasus Timphan Aceh akan kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan. | MAG-02

Rubrik

Komentar

Loading...