Jokowi Naik Podium di MPR, Utang Luar Negeri Ikutan Naik

Jokowi Naik Podium di MPR, Utang Luar Negeri Ikutan Naik
Foto/ilustrasi/SINDOnews

BERITAKINI.CO | Di saat Presiden Joko Widodo naik podium menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato dalam rangkat HUT Kemerdekaan RI ke-75, Bank Indonesia mengumumkan soal kenaikan utang luar negeri Indonesia.

Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan II 2020 mencapai USD408,6 miliar. Utang tersebut tumbuh 5,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya.

Kenaikan utang itu disebabkan oleh transaksi penarikan neto utang, baik utang pemerintah maupun swasta. BI kemudian merinci, utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar USD199,3 miliar dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD209,3 miliar.

"Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berkontribusi pada peningkatan nilai utang berdenominasi rupiah," ujar Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako, di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Lanjut Onny, struktur utang Indonesia tetap sehat, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir triwulan II 2020 sebesar 37,3%, meningkat dibandingkan dengan rasio pada triwulan sebelumnya sebesar 34,5%.

"Meskipun meningkat, struktur utang Indonesia tetap didominasi oleh utang berjangka panjang dengan pangsa 89,0% dari total utang. Dalam rangka menjaga agar struktur utang tetap sehat," katanya.

Bank Indonesia dan pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan utang ini, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Peran utang juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Rubrik
Sumber
sindonews.com

Komentar

Loading...