Jika Tak Banding, Pembunuh Istri dan Anak Tiri di Aceh Utara akan Dieksekusi di Nusakambangan

Jika Tak Banding, Pembunuh Istri dan Anak Tiri di Aceh Utara akan Dieksekusi di Nusakambangan

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Aidil Syahputra bin David alias Aidil Ginting (40), hanya diam setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon menjatuhkan hukum mati kepadanya, Senin (9/12/2019).

Pria yang berasal dari Desa Sugiharjo Bintang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, yang juga tervonis pembunuh istri dan dua anak tirinya, itu seakan pasrah.

Tak sepatah katapun yang dilontarkan Aidil dalam persidangan pamungkas itu.

Setelah vonis dibacakan, majelis hakim memberi dua pilihan terhadap terdakwa yakni memilih apakah menerima putusan tersebuts atau pikir-pikir untuk menolak dan mengambil upaya hukum banding.

Sementara Penasehat Hukumnya menyatakan terdakwa memilih pikir-pikir dan mereka memiliki waktu tujuh hari.

Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herry Citra Kesuma SH mengatakan, apabila semua pihak menerima putusan pengadilan tersebut, maka nantinya terpidana akan dieksekusikan di Nusakambangan, sesuai dengan musyawarah pengadilan.

Seperti diketahui, pembunuhan itu sendiri dilakukan Aidil pada Selasa dini hari, 7 Mei 2019 di kediaman korban di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Usai menjalankan aksinya, dia sempat kabur. Namun berhasil diringkus polisi.

Baca: Pembunuh Istri dan Anak Tiri di Aceh Utara Divonis Mati

Berdasarkan uraian dalam tuntutan jaksa, pembunuhan dilakukan berawal dari cek cok antara Aidil dengan istrinya Irawati, soal ekonomi keluarga.

Cek cok akhirnya berbuntut penunusukan yang dilakukan Aidil dengan pisau miliknya.

Pembunuhan itu ternyata disaksikan dua anak korban yang masih kecil-kecil. Keduanya pun akhirnya ikut dibunuh oleh Aidil.

Rubrik

Komentar

Loading...