Jika Ingin Motor Tetap Awet, Kebiasaan Menerobos Hujan Harus Dihentikan

Oleh ,
Jika Ingin Motor Tetap Awet, Kebiasaan Menerobos Hujan Harus Dihentikan

BERITAKINI.CO, | Beberapa pekan terakhir, Aceh kerap dilanda hujan lebat. Untuk merawat sepeda motor agar tetap awet, kebiasaan berkendara dalam kondisi hujan dinilai harus dihindari.

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan hal tersebut membahayakan, karena sepeda motor sebenarnya tidak dirancang untuk dikendarai ketika hujan.

"Jangan biasakan menerobos hujan meskipun ada jas hujan, karena jas hujan sebenarnya disiapkan untuk dipakai menuju ke tempat terdekat yang aman (untuk berteduh) bukan untuk menerobos hujan,” kata Sony, dikutip dari Kumparan, Sabtu (21/11/2020).

“Orang Indonesia beda, jas hujan dipakai dengan harapan sepeda motor bisa jalan terus. Ingat itu (motor) tidak ada kabinnya seperti mobil."

Menurut Sony, jika pemotor tetap nekat menerobos hujan, akan ada banyak resiko tidak terduga.

"Yang harus diwaspadai di kondisi musim hujan seperti ini adalah angin. Aquaplaning memang iya tapi kecil, angin ini besar cenderung menyeret sepeda motor, dan visibilitas terbatas," katanya.

Selain itu, kecenderungan pemotor menaikan kecepatan ketika hujan baru turun dinilai sangat berbahaya. Menurutnya, lima sampai sepuluh menit awal turunnya hujan jalan menjadi licin.

"Awal hujan turun semua pengendara itu kenceng bawa motornya supaya tidak kena hujan. Padahal saat itu air, debu, zat kimia seperti oli itu belum tercampur rata dan tersapu, kondisi ini lebih licin dibandingkan aspal sudah terkena air lama," katanya.

“Sebaiknya berteduh, cari minimarket. Saya rasa setiap minimarket ini sudah bisa dipakai berteduh.”

Rubrik
Sumber
kumparan

Komentar

Loading...