Janda Cantik dan Pria Beristeri Digerebek WH di Kamar Kos di Langsa

Janda Cantik dan Pria Beristeri Digerebek WH di Kamar Kos di Langsa

BERITAKINI.CO, Langsa | Petugas WH Langsa menggerebek pasangan non muhrim yang sedang indehoi di kos-kosan di Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Kamis dini hari (11/7/2019).

Pasangan itu masing-masing, DN (34) seorang janda asal Pulau Jawa kelahiran Kuala Simpang, dan WP (32) pria beristri asal Kuta Cane yang juga diketahui sebagai seorang PNS.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM menjelaskan, petugas sebelum telah mengintai pasangan itu sekira pukul 23.30 WIB, Rabu 10 Juli 2019.

Keduanya tampak asik karoekean di kawasan Gampong Meurandeh Kloneng, Langsa Lama, di daerah persawitan.

“Usai dari karoekean mereka menuju ke kota selanjutnya mereka menuju sebuah rumah kos di Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota,” kata Ibrahim, Kamis malam.

Mereka mencarter kamar di rumah tersebut, yang menurut informasi, adalah milik salah seorang yang bernama Kak Inong. “Sengaja menyediakan tempat untuk perbuatan mesum,” kata Ibrahim.

Petugas WH langsung menggerebek rumah tersebut dan mendapati kedua pelaku sedang berduaan, diduga hendak melakukan hubungan suami istri.

Kepada petugas, perempuan itu mengaku ia sudah sering melayani laki laki. “Sekali show ia menerima Rp 500 ribu bersih,” katanya. Sementara untuk sewa kamar dan lain sebagainya, jadi tanggungan para lelaki.

Aksi penggerebekan itu mendapat perhatian masyarakat setempat yang beramai-ramai mendatangi lokasi.

Untuk menghindari amukan massa, kata Ibrahim, petugas langsung menggelandang keduanya ke kantor Dinas Syariat Islam.

“Sementara pelaku yang laki laki juga mengaku sudah sering ke tempat yang demikian, cuman tadi malam tidak sempat melakukan hubungan suami istri karena kecepatan digerebek WH, namun dia sudah bayar uang Rp 500 ribu,” ungkap Ibrahim.

"Uang tersebut kita jadikan BB untuk lebih lanjut."

Menurut informasi, kata Ibrahim, pelaku yang laki laki berstatus sebagai PNS di Aceh Timur, kini berdomisili di Gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro. Sementara yang perempuan berdomisili di Perumnas Paya Bujuk Seleumak, Kecamatan Langsa Baro.

"Kasus ini akan kita serahkan ke penyidik Polres Langsa untuk diproses hukum cambuk sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” kata  Ibrahim Latif.

Editor
Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...