Jambret Guru SD di Aceh Jaya, Pasutri asal Sumut Diciduk Polisi

Jambret Guru SD di Aceh Jaya, Pasutri asal Sumut Diciduk Polisi

BERITAKINI.CO, Calang | Pasangan suami istri (pasutri) asal Medan, Sumatera Utara, diciduk oleh personel Polsek Sampoiniet, Senin (15/10/2018).

Keduanya ditangkap karena melakukan aksi penjambretan terhadap Khatijah (48) guru SD Teunom, di kawasan desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu malam (13/10/2018).

Baca: Guru SD Dijambret di Aceh Jaya, Duit dan Handphone Raib

Kapolsek Lhok Kruet Ipda Fajriadi, SH, dihubungi BERITAKINI.CO, Senin (15/10/2018) membenarkan penangkapan tersebut.

Kata Kapolsek, kedua tersangka diringkus di kawasan Gunong Keumala sekira pukul 06.30 WIB.

"Mereka kita tangkap saat bersembunyi di hutan yang tak jauh dari lokasi kejadian,” kata Fajriadi.

Kedua tersangka masing-masing Muliadi (37) dan Nuraini (25). “Mereka asal Medan, namun sudah lama menetap di Saree, Aceh Besar,” kata Kapolsek.

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek untuk pengembangan lebih lanjut.

Sebelumnya, Khatijah (48) guru SD Teunom menjadi korban penjambretan. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Gampong Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya.

Saat itu, korban hendak menjenguk cucunya di Gampong Lhok Kruet, Kecamatan Sampoiniet.

Pelaku penjambreta melarikan diri. Namun sepeda motornya ditinggal di lokasi karena aksinya diketahui oleh warga. Meski begitu, tas berisi uang tunai senilai Rp 1,5 juta dan sebuah handphone berhasil digondol penjambret tersebut. Ada juga surat-surat penting lainnya. | ARIF

Rubrik

Komentar

Loading...