Isu Terima Fee Rp 4 Miliar Hingga Bagi-bagi Proyek untuk Lembaga Vertikal, Hendra Budian: Sarkawi Harus Luruskan kepada Masyarakat

Isu Terima Fee Rp 4 Miliar Hingga Bagi-bagi Proyek untuk Lembaga Vertikal, Hendra Budian: Sarkawi Harus Luruskan kepada Masyarakat
Wakil Ketua DPR Aceh  Hendra Budian

BERITAKINI.CO, Redelong | Wakil Ketua DPR Aceh Hendra Budian menilai, Bupati Bener Meriah Sarkawi terkesan bermain-main dan menganggap enteng terkait isu yang beredar saat ini.

Seperti diketahui, selebaran liar beredar yang menyebut Sarkawi memungut fee dari proyek-proyek tahun 2021 senilai Rp 4 miliar. Sementara wakilnya Dailami disebut mendapatkan Rp 3 miliar.

Bukan hanya itu, selebaran tersebut juga mengungkap tentang bagi-bagi proyek pemerintah daerah tahun anggaran 2021 kepada sejumlah pejabat lembaga vertikal.

“Seharusnya bupati selaku kepala daerah tidak membiarkan isu tersebut menjadi bola liar sehingga berdampak negatif bagi Kabupaten Bener Meriah,” kata Hendra kepada BERITAKINI.CO, Kamis (22/4/2021).

Seharusnya, kata Hendra, menjalankan roda pemerintahan dan agenda pembangunan harus dilakukan secara serius dan tuntas.

“Jangan terkesan main-main dan anggap enteng. Ini sudah menjadi konsumsi rakyat. Sebagai kepala daerah, Sarkawi harus meluruskan persoalan ini, bila perlu tempuh upaya hukum karena telah menodai Kabupaten Bener Meriah,” tegasnya.

Hendra Budian menyinggung, pada  tahun lalu, bupati juga sempat viral dengan drama pengunduran dirinya sebagai kepala daerah.

“Tapi kali ini ada adalagi drama bagi-bagi kegiatan, apa tidak ada prestasi positif lain yg bisa ditonjolkan,” tanya Hendra Budian.

Hendra Budia berharap, Sarkawi harus bisa meredam persoalan-persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Bukan dengan membiarkannya seperti ini. Isu ini sangat memalukan, ini tidak pernah terjadi di kabupaten lain, kok bisa ada di Bener Meriah,” katanya.

“Perlu saya ulangi lagi, untuk bisa meluruskan dan mendinginkan suasana, saudara bupati  harus turun tangan untuk meluruskan ini.”

Rubrik

Komentar

Loading...