Istri Meninggal Usai Dikuret, Suami Polisikan Dokter Ini di Langsa

Istri Meninggal Usai Dikuret, Suami Polisikan Dokter Ini di Langsa

BERITAKINI.CO, Langsa | Seorang wanita hamil berinisial SH (24) meregang nyawa usai menjalani kuret atau kuretase.

Ibu yang usia kehamilan masih satu bulan, warga Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro itu, awalnya mengalami pendarahan, sekira pukul 17.00 WIB, Selasa 24 Maret 2020.

Lantas, pihak keluarga membawa SH ke salah satu praktek dokter kandungan di Kota Langsa berinisial RA.

"Setelah di praktek, dokternya menyarankan dibawa ke salah satu rumah sakit di Langsa sekira pukul 21.30 WIB," ujar suami korban, Trio (26), Kamis (26/3/2020).

Setiba di rumah sakit swasta tersebut, SH mendapat tindakan berupa kuret atau kuretase akibat keguguran, sekira pukul 10.30 hingga 12.30 WIB, Rabu siang.

Disebutkan Trio, setelah mendapat tindakan medis tersebut, kondisi istrinya semakin lemah hingga akhirnya ditempatkan di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Mendapati kondisi pasien yang kian melamah, petugas di rumah sakit lalu melakukan rontgen terhadap SH.

Hasilnya, diketahui terdapat seperti benda dalam rahim SH. Diduga benda sisa tindakan medis tersebut tertinggal saat tindakan kuret dilakukan.

"Usai di rontgen terlihat diduga benda bekas alat kuret, sebesar jari tangan di rahim istri saya," sebut Trio.

Mengetahui hal tersebut, keluarga pasien melakukan komplain terhadap dokter RA, hingga terjadi perdebatan panjang.

RA berjanji akan melakukan operasi terhadap pasien untuk mengambil yang diduga benda tertinggal di rahim sekira pukul 22.00 WIB, Rabu 25 Maret 2020, setelah dirinya menutup klinik praktek miliknya.

Namun, karena kondisi yang kian melemah, SH akhirnya meninggal dunia sekira pukul 21.00 WIB di rumah sakit.

Keluarga yang tidak menerima kejadian itu, lantas membuat laporan polisi dan saat ini jenazah RA, dipindahkan ke RSUD Langsa guna dilakukan autopsi.

"Kita sudah lapor ke Polres Langsa atas dugaan mal praktek," ujar Trio.

Sementara, dokter RA yang menanggani korban ketika dihubungi BERITAKINI.CO, melalui telepon genggamnya mengaku benar SH adalah pasien yang dia tangani.

"Iya saya tangani pasien tersebut. Nanti hubungi lagi, saya sedang ada operasi di rumah sakit," kata dokter RA.

Sedangkan, Kapolres Langsa melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo membenarkan adanya laporan dari suami korban.

"Iya, pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi," kata Arief Sukmo Wibowo singkat. | Putra Zulfirman

Rubrik

Komentar

Loading...