Irwandi Rencana akan Datangkan 12 Pesawat, 2 Disiagakan di Gayo Lues

Irwandi Rencana akan Datangkan 12 Pesawat, 2 Disiagakan di Gayo Lues
Foto StatusAceh.Net

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Rencana Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk mendatangkan 6 unit pesawat belum sepenuhnya diakomodir kalangan legislatif Aceh.

Rencana pembayaran panjar yang diajukan Pemerintah Aceh senilai Rp 10 miliar dalam APBA-P 2017, ditolak dan diganti dengan pengalokasian dana senilai Rp 1 miliar untuk melakukan kajian.

Irwandi tak begitu mempersoalkan pembatalan panjar yang diajukan eksekutif tersebut.

“Tapi mungkin untuk ke depan 12 unit, bukan 6 lagi,” kata Irwandi saat ditemui di Kutacane, kemarin.

Hal ini kembali dikatakan Irwandi saat diwawancara wartawan usai melantik Bupati-Wakil Bupati Gayo Lues pagi tadi di Blangkejeren. “Bila perlu 12 kita beli,” katanya.

Karena Gayo Lues memiliki bandara udara, kata Irwandi, kemungkinan nanti akan dititip dua unit pesawat untuk patroli hutan wilayah tengah Aceh.

"Kan lebih cepat dari sini jika dibandingkan berangkat dari Banda Aceh," katanya.

Irwandi mengatakan akan melakukan apa yang tak pernah dilakukan provinsi lain dalam mengawal maritim dan hutan.

"Soal maritim, kalau dikatakan itu tanggungjawab nasional, itu memang benar. Ada angkatan laut dan Kamla, mereka mengoperasikan kapal-kapal besar dengan biaya operasional yang sangat tinggi. Makanya sering tak berlayar,” katanya.

“Sedangkan menggunakan pesawat, ini jauh lebih hemat. Hanya 16 liter per jam, jarak jangkau 300 kilometer.”

Namun pesawat tersebut, kata Irwandi, bukanlah barang jadi. Proses pembeliannya harus lebih dulu lewat pemesanan dengan membayar panjar.

“Lazimnya proses pembuatan membutuhkan waktu satu tahun. Karena pabriknya juga menerima order bukan hanya dari kita, karena itu harus antri,” katanya.

Soal tiga unit pesawat hibah Jerman, kata Irwandi, juga membutuhkan cost yang tinggi untuk memperbaikinya.

“Itu dihibahkan saat saya sudah tidak menjabat lagi periode lalu. Sudah bonyok juga pesawat itu. Butuh sekitar 15 ribu euro untuk memperbaikinya,” ungkap Irwandi.

Rubrik

Komentar

Loading...