Irwandi Minta Tinjau Tradisi Mak Meugang, Ini Respon Ulama Aceh

Irwandi Minta Tinjau Tradisi Mak Meugang, Ini Respon Ulama Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali mengatakan tradisi meugang di Aceh adalah sebuah khazanah yang baik, dan tak pernah mendapat penolakan dari masyarakat.

Namun jika akhir-akhir ini timbul pihak-pihak yang kerap memanfaatkan momentum meugang untuk mencari sumbangan, maka itulah yang perlu ditertibkan.

“Jadi para prinsipnya ini khazanah yang sudah turun temurun, dan ini khas bagi masyarakat Aceh. Kalau untuk dihilangkan, saya akan berbeda pendapat,” kata pria yang akrab disapa Lem Faisal ini saat dihubungi BERITAKINI.CO, Senin malam (2/10/2017).

Lem Faisal menyadari bahwa memang fenomena muegang kerap ditunggangi oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan. “Saya rasa ya itu saja yang perlu dibenahi,” katanya.

Tapi dia juga menyentil bahwa fenomena itu sesungguhnya sebuah indikasi bahwa Aceh saat ini masih memiliki banyak masyarakat miskin.

Meski tanpa momentum meugang pun, kata Lem Faisal, relatif banyak orang Aceh memang masih meminta-minta.

“Nah, ini bagaimana seharusnya dijawab dan diurai, jangan persoalan meugangnya yang difokuskan, tapi bagaimana menghilangkan fenomena atau mental untuk meminta-minta ini,” katanya.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...