Irwandi Gugat Tiyong Cs ke PN Banda Aceh

Irwandi Gugat Tiyong Cs ke PN Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | DPP PNA kubu Irwandi Yusuf mengajukan gugatan terhadap DPP PNA versi Konggres Luar Biasa (KLB) yang digagas Samsul Bahri alias Tiyong Cs. Gugatan itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Senin (7/10/2019).

“Jadi Samsul Bahri alias Tiyong yang sebelumnya Ketua Harian DPP PNA, tapi sudah diberhentikan; Miswar Fuadi sebelumnya Sekjen DPP PNA; dan Irwansyah, yang menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai. Mereka bertiga ini menurut kita berperan atau mengikrarkan di media massa, dan itu sudah mereka lakukan dan hasilnya memilih Tiyong sebagai ketua DPP PNA,” kata Kuasa Hukum DPP PNA versi Irwandi Yusud, Haspan Yusuf Ritonga pada wartawan.

Akibat KLB tersebut, kata Haspan, telah terjadi dualisme di tubuh PNA. Dan hal itu terjadi atas peran tiga nama tersebut. Sedangkan Rizal Vahlevi dan Tamizi dinilai secara hukum tidak melakukan tindakan-tindakan atau klaim yang berdampak hukum, sehingga tidak perlu dilibatkan.

“Jadi tidak boleh terjadi dualisme seperti itu, PNA adalah partai yang besar. Karena itu kita harus menyelesaikan, harus kembali ke mekanisme partai,” katanya.

Haspan yakin gugatan tersebut bisa dimenangkan karena pihaknya memang telah menguji bahwa proses KLB itu tersebut benar-benar tidak sesuai dengan mekanisme partai.

“Oleh sebab itu, perbuatan tersebut kita anggap perbuatan yang menyimpang, dan meskipun perbuatan mereka telah diadili di mahkamah partai, tapi tetap diabaikan, jadi ini kita anggap memang sudah pelanggaran yang harus kita gugat ke pengadilan,” katanya.

Kendati nanti gugatan mereka dikabulkan, kata Haspan, tak serta merta juga tindakan tegas diberikan kepada Tiyong Cs.

“Tentu itu nanti ada mekanisme partai, sedang ini adalah mekanisme hukum. Namun kita berharap kisruh tersebut hanya sesaat, dan semua bisa dirangkul kembali,” katanya.

Pihaknya juga menyadari jika kepengurusan versi Tiyong sedang mengajukan proses legalitas ke Kemenkumham.

“Bisa jadi mereka berupaya, tapi saya yakini dengan adanya gugatan ini, mereka juga tidak akan diladeni oleh pemerintah,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...