Irwandi Berharap Sanksi Keterlambatan Pengesahan APBA Diberlakukan

Irwandi Berharap Sanksi Keterlambatan Pengesahan APBA Diberlakukan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pemerintah Aceh dan DPRA gagal mengesahkan Qanun APBA 2018. Alhasil, keputusan pengesahan harus dilakukan dengan dasar hukum peraturan gubernur.

Meski dibenarkan undang-undang, namun regulasi mengatur konsekuensi dari gagalnya persetujuan bersama tersebut.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah, baik kepala daerah, wakil kepala daerah maupun anggota DPRA akan terkena sanksi administrasi atas tidak tercapainya persetujuan bersama ihwal penetapan anggaran daerah ini.

Baca: Bisa Tak Gajian 6 Bulan, Ketua Fraksi PPP DPRA: Karena Tugas Ini Sebuah Pengabdian, Tak Ada Beban Kita!

Sanksinya adalah tidak dibayarkan hak keuangannya selama enam bulan. Tak tanggung, hak keuangan yang tidak dibayarkan selama enam bulan itu meliputi seluruh hak keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai hak keuangan kepala daerah dan serta anggota DPRD.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang ditanyai soal ini justru berharap sanksi tersebut dijatuhkan. "Saya justru mau (sanksi) itu dijatuhkan," kata Irwandi menjawab wartawan di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, kemarin.

Bahkan, untuk itu, dia mengaku pernah menemui dirjen untuk menanyakan mengapa hukuman tidak dijatuhkan. 

Baca: Gagal Qanunkan APBA, Gubernur, Wagub dan DPRA Tak Gajian 6 Bulan?

“Saya ingin melihat, setiap yang dikatakan itu konsisten (apa tidak). Ternyata juklak hukumannya tidak ada,” katanya.

Artinya, meski gagal mengesahkan Qanun APBA 2018, hak-hak keuangan eksekutif-legislatif tetap dibayarkan?

“Iya,” kata Irwandi tertawa.

Meski begitu, Irwandi mengaku, penghasilan bukanlah motivasinya dalam menjalankan tugas-tugas negara.

Sebaliknya, Irwandi mengaku justru sering menggunakan anggaran pribadi dalam menunaikan tugasnya selama ini.

“Dulu, awal-awal jadi gubernur, saya tidak minta supir dari negara. Tidak minta mobil dan bensin dari negara. Seperti saat ini, saya juga tidak minta pesawat dari negara, tapi dengan pesawat pribadi saya gunakan untuk negara,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...