Inspektorat Aceh-BPKP Audit Investigatif Dugaan Fraud Tender Proyek Multi Years

Inspektorat Aceh-BPKP Audit Investigatif Dugaan Fraud Tender Proyek Multi Years
Inspektur Aceh Zulkifli

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Inspektorat dan BPKP Perwakilan Aceh tengah melakukan audit investigatif terkait pelaksanaan lelang proyek proyek infrastruktur dengan skema multi year contract (MYC) 2020-2022.

"Sedang berlangsung audit investigatif, proses tender hingga penetapan pemenangnya,” kata Inspektur Aceh Zulkifli, saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Jumat (25/12/2020).

Zulkifli menjelaskan, apapun hasilnya nanti, semua akan ditindaklanjuti. Termasuk membatalkan keputusan penetapan pemenang.

Lihat: Ini Deretan Kontraktor Pemenang Proyek Multi Years 2020-2022

"Jadi apapun hasil audit nanti harus ditindaklanjuti, termasuk membatalkannya," katanya.

Laporan hasil audit, kata Zulkifli, juga akan diteruskan ke KPK.

“Jadi laporan auditnya memang ke KPK,” katanya.

Lihat juga: Dinilai Cacat Hukum, LPLA Minta Nova Batalkan Penetapan Pemenang Tender Proyek Multi Years

Seperti yang dipahami, audit diperlukan setidaknya untuk memastikan bahwa proses lelang tersebut telah terhindar dari kecurangan-kecurangan seperti persekongkolan untuk memenangkan peserta tender tertentu.

Beberapa kecurangan diyakini sering terjadi pada proses pratender dan pase penawaran serta negosiasi.

Adapun tender proyek-proyek multi years Aceh, saat ini telah sampai pada tahap akhir.

Dilihat di laman LPSE Pemerintah Aceh, terdapat sebanyak 15 paket proyek MYC senilai total Rp 2,58 triliun yang dilelang.

Dari jumlah itu, delapan paket di antaranya telah selesai lelang, lima dalam tahap penandatanganan kontrak, dan dua lainnya pada tahap pembuatan surat penunjukkan penyedia barang dan jasa.

Editor
Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...