Inikah Pangkal Persoalan Penyerangan Posko Partai Aceh di Teupin Nyaring?

Inikah Pangkal Persoalan Penyerangan Posko Partai Aceh di Teupin Nyaring?

BERITAKINI.CO | Sekelompok pria yang diduga timses pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur Nektu-Polem dilaporkan menyerang posko Partai Aceh di Teupin Nyaring, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Minggu (1/1/2017) sore.

Baca: Puluhan Orang Diduga Serang Posko Partai Aceh di Teupin Nyaring

Penyerangan ini diduga buntut dari aksi oknum timses Partai Aceh yang diketahui lebih dulu menyerang rombongan pendukung pasangan itu dan merusak mobil yang dikendarai untuk pergi ke lokasi kampanye pasangan Nektu-Polem.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Rudi Purwiyanto mengatakan, polisi telah mengantisipasi aksi dengan melakukan patroli yang menempatkan sejumlah personil di titik-titik rawan. Namun, polisi belum bisa memberi keterangan lebih lanjut apa yang menjadi pangkal persoalan dari insiden tersebut.

Baca: Ini Kata Kapolres Aceh Timur Terkiat Kericuhan di Teupin Nyaring

Namun, informasi yang dihimpun BERITAKINI.CO, kericuhan itu berawal dari aksi timses Partai Aceh yang mendatangi rombongan pendukung pasangan Nektu-Polem yang hendak berangkat ke lokasi kampanye di Balai Umara, Gampung Alue Bu, Peureulak Barat, pagi tadi sekira pukul 10.00 WIB. Kabarnya, kampanye itu juga dihadiri Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Saat itu, Ridwan alias Nawan yang disebut-sebut sebagai oknum timses Partai Aceh menyusul rombongan itu dengan mobilnya dari belakang.

“Dia mengatakan kalau mau membawa massa dari Gampoeng Teupin Nyaring harus meminta ijin terlebih dahulu kepadanya, jangan ada paksaan dari tim pemenangan membawa warga ke acara paslon independent (Nektu-Polem),” kata seorang saksi.

Lantaran tak direspon, Ridwan kabarnya naik pitam. Dia lantas memukul kaca depan mobil jenis double cabin Nopol BL 17 FD yang dikemudikan Iskandar.

Tak hanya itu, dia juga dilaporkan menendang bagian pintu samping  mobil jenis Toyota Avanza warna putih Nopol BL 222 DF yang dikemudikan Yuswan Yusuf alias Abu Yuh. Setelah aksinya itu, dia langsung pergi meninggalkan lokasi, sedangkan rombongan melanjutkan perjalanan.

Tak terima dengan perlakuan itu, usai menggelar kampaye, ratusan masa pendukung Nektu-Polem melancarkan aksi balasan. Mereka mendatangi posko Partai Aceh di  Teupin Jaring, Idi Rayeuk dan merusak sejumlah atribut serta kendaraan milik pendukung Partai Aceh. Setelah itu mereka membubarkan diri.

Juru Bicara Partai Aceh Adi Laweung yang dikonfirmasi mengaku telah mendapat laporan kericuhan tersebut. Dia menghimbau setiap kader PA di Aceh Timur untuk menahan diri. “Informasi awal sudah kita dapatkan, tapi kami masih mencari sumber persoalan yang lebih akurat,” katanya.(*)  

Rubrik

Komentar

Loading...