Ini yang Akan Dilakukan Para Kandidat Jika Terpilih Jadi Walikota Lhokseumawe

Ini yang Akan Dilakukan Para Kandidat Jika Terpilih Jadi Walikota Lhokseumawe

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Lhokseumawe  mengikuti debat publik yang diselenggaraan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe di Aula Hotel Lindo Graha, Jumat, (13/1/2017) malam.

Di sesi pertama, empat pasang kandidat diberi kesempatan untuk memaparkan gambaran besar visi misi mereka. Seperti apa arah pembangunan yang ditawarkan masing-masing pasangan kandidat? Berikut yang dirangkum BERITAKINI.CO:

Helmi Musa Kuta-Maisyuri

Pasangan ini ingin menjadikan Kota Lhokseumawe sebagai kota Islami dengan mengimplementasi syariat Islam. Kota Lhokeumawe juga akan dijadikan sebagai kota pendidikan. Mereka berjanji akan menghadirkan suasana kota manusiawi dan meningkatan kualitas kerja aparatur pemerintahan.

Zulkifli-Amni

Sejalan dengan Helmi Musa Kuta-Maisyuri, pasangan Zulkifli-Amni menempatkan pelaksanaan Syariat Islam sebagai agenda prioritasnya. Mereka menyebutnya: Kota Lhoseumawe sebagai kota Islami dan sejahtera. Kesejahteraan diwujudkan lewat peningkatan sektor ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas pelajar dan pendidikan. Perhatian di sektor kesehatan antara lain lewat penyediaan ambulans gratis bagi warga kurang mampu. Sektor-sektor ekonomi yang menjadi fokus pasangan ini, di antaranya, perikanan, kelautan, industri dan jasa.

Rachmadsyah-T Noufal

Beda sedikit dalam keredaksian, pasangan ini ingin menjadikan Kota Lhokseumawe sebagai Kota Madani, berkecukupan dan islami dengan cara dengan memudahkan akses bagi masyarakat, meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan sentra ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat partisipasi dalam menengakkan syariat Islam secara kaffah.

Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad

Calon petahana ini ingin menjadikan Kota Lhokseumawe yang sehat, cerdas sesuai dengan undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) dan Mou Helsinki. Fokus utama meningkatkan ekonomi yang berdaya saing dan berbasis potensi daerah dengan titik berat pada industri, perdagangan, jasa, perikanan dan parawisata.(*)

Komentar

Loading...