Ini Kawasan yang Harus Bersih dari Atribut Kampanye di Pidie

Ini Kawasan yang Harus Bersih dari Atribut Kampanye di Pidie
ILUSTRASI NET

BERITAKINI.CO, Sigli | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie telah menetapkan lima lokasi bebas dari aktivitas dan atribut kampanye Pemilu 2019.

Beberapa lokasi yang disebutkan sebagai kawasan bebas dari Alat Peraga Kampanye (APK) adalah jalan-jalan protokol di pusat kota, dan ruang terbuka publik.

Ketua KIP Kabupaten Pidie Muhammad Ali kepada BERITAKINI.CO mengatakan, lima titik tersebut meliputi tiga zona jalan protokol, satu zona Jalan Banda Aceh-Medan dan satu zona lainnya simpang empat jalan lingkar hingga jembatan SMA 3 Sigli.

"Penetapan zona larangan pemasangan APK sudah dituangkan surat keputusan KIP Kabupaten Pidie Nomor: 26/HK.03.1-Kpt/1107/KIP-Kab/IX/2018 dan sudah kami sampaikan kepada partai politik," kata Muhammad Ali, Senin (1/10/2018).

Untuk zona jalan protokol, kata dia, yaitu di Jalan Prof A Majid Ibrahim dari Masjid Alfalah Sigli hingga jalur dua depan SMAN 1 Sigli, kemudian Jalan Tgk Chik Ditiro hingga jalur dua Tutu Ara, Jalan Prof A Majid Ibrahim dari Masjid Alfalah Sigli hingga Pondopo Bupati Pidie dan jembatan Benteng.

Kemudian zona Jalan Medan-Banda Aceh mulai dari simpang empat jalan lingkar hingga jembatan Keuniree, dan jalan Blang Paseh dari simpang empat jalan lingkar hingga jembatan SMAN 3 Sigli.

“Tempat-tempat ibadah, rumah sakit, sarana dan prasarana publik, gedung milik pemerintah, dan lembaga pendidikan juga masuk zona bebas APK,” ujarnya.

Sesuai jadwal kampanye Pemilu 2019, APK sudah bisa disebarkan oleh para caleg mulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019 mendatang, atau empat hari sebelum hari pencoblosan, kecuali lokasi-lokasi yang dilarang.

“Jika ada partai politik yang memasang APK dalam zona terlarang tersebut, maka kewenangan masuk ke Paswaslu Pidie, mereka nanti dibantu Satpol PP,” kata Muhammad Ali.

Komentar

Loading...