Ini Dugaan Motif Nurhadi Habisi Azwar Secara Membabi Buta di Aceh Tamiang

Ini Dugaan Motif Nurhadi Habisi Azwar Secara Membabi Buta di Aceh Tamiang

BERITAKINI.CO, Kualasimpang | Penyidik Satreskrim Polres Aceh Tamiang mengungkapkan dugaan motif di balik aksi sadis Nurhadi (30) menghabisi Azwar (29), warga Dusun Tanjung Keramat, Desa Paya Udang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang pada Selasa sore, 27 Oktober 2020 itu.

Hasil pemeriksaan sementara, aksi pembunuhan tersebut dilakukan berlandaskan faktor kecemburuan.

Kapolres Aceh Tamiang melalui Kasat Reskrim AKP Agus Riwayanto Diputra mengatakan, pelaku mengungkapkan bahwa antara istrinya dan korban memiliki hubungan terlarang. Bahkan sampai ke arah berhubungan badan.

Berdasarkan pengakuan Nurhadi, istrinya dan korban memang memiliki hubungan sebelum akhirnya dia menikahi istrinya itu.

Hingga pada 27 Oktober 2020 lalu, sekira pukul 16.30 WIB, mengendarai sepeda motor, pelaku bersama istri dan anaknya berpapasan dengan korban di jalan Dusun Kenangkung, Kampung Paya Udang, Kecamatan Seruway.

"Seketika, rasa kesal dalam hati tersangka muncul," kata Agus.

"Nurhadi pun memanggil korban berniat untuk menanyakan apakah korban memiliki salah dengan tersangka."

Namun korban yang juga mengendarai sepeda motor tak mendengar panggilan tersebut.

Nurhadi pun memutar balik sepeda motornya dan mengejar korban.

Tersangka berhasil menghentikan laju kendaraan korban.

Lantas sempat terjadi dialog di antara mereka.

"Apa kau ada salah sama aku," tanya Nurhadi seperti yang dituturkan Agus.

"Salah apa aku sama kau," jawab korban.

Tersangka pun menunjukkan sebilah pisau yang memang telah dia selipkan dipinggangnya.

"Kau tau apa ini?" tanyanya lagi.

"Tau, pisau," jawab korban.

Tersangka pun mencabut pisau dari pinggangnya dan langsung menusuk perut korban.

"Korban sempat memberi perlawanan, namun pelaku langsung melakukan penusukan berkali-kali hingga korban roboh," katanya.

"Setelah itu, tersangka pergi meninggalkan lokasi."

Polisi lantas membentuk tim melakukan pengejaran.

Nurhadi ditangkap jelang tengah malam, Rabu, 28 Oktober 2020 di kediamannya di Dusun Purwodadi, Desa Sungai Kuruk Dua, Kecamatan Seruway.

Rubrik

Komentar

Loading...