Ini Data Sementara Kerusakan Akibat Banjir dan Longsor di Kecamatan Tangse

Ini Data Sementara Kerusakan Akibat Banjir dan Longsor di Kecamatan Tangse

BERITAKINI.CO, Sigli | Banjir dan longsor yang terjadi di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Sabtu kemarin (17/11/2018) mengakibatkan sejumlah kerusakan.

Berdasarkan data sementara diterima BERITAKINI.CO dari BPBD Kabupaten Pidie, Minggu (18/11/2018), terdapat dua titik infrastruktur jalan yang putus akibat tergerus derasnya air sungai yang meluap.

Dua titik lokasi itu masing-masing jalan lintas Nasional Beureumuen-Meulaboh tepatnya di kilometer 43, Gampong Blang Bungong. Di lokasi tersebut, jalan sepanjang 150 meter amblas ke sungai.

"Sekitar 50 meter jalan lintas kecamatan di Gampong Layan juga amblas ke sungai akibat diterjang banjir," ujar Kepala BPBD Pidie.

Selain jalan putus, kata Ramli, sejumlah badan jalan di Kecamatan Tangse juga tertimbun material longsor, seperti di jalan Pulo Sunong-Blang Rimeh; jalan Blang Bungong-Blang Teungeh; dan jalan Pucok menuju Gampong Layan.

Baca: Satu Rumah Roboh Tertimpa Tanah Longsor di Tangse, Banjir Rusak Fasilitas Umum

"Di jalan Blang Dhod-Blang Pandak juga terdapat lima titik badan jalan yang tertimbun longsor," ujar Ramli.

Tak hanya itu, kata Ramli, empat rumah warga juga mengalami rusak berat di empat lokasi terpisah. Rumah tersebut masing-masing milik Bakhtiar Hasballah (53) di Blang Bungong yang tertimbun longasor, kemudian satu rumah di Layan, Pulo Sunong dan satu rumah warga di Gampong Blang Dhod.

"Semantara rumah yang sempat tergenang banjir yakni 19 rumah di Gampong Pulo Sunong; 45 rumah di Gampong Pulo Masjid; 30 rimah di Gampong Pucok; dan 12 rumah di Layan.

"Mereka sangat membutuhkan bantuan logistik, pembersihan akses jalan desa dan normalisasi aliran sungai," kata Ramli.

Rubrik

Komentar

Loading...