Ingin Diutamakan, Ratusan Warga Demo di Depan Eks PT Arun

Ingin Diutamakan, Ratusan Warga Demo di Depan Eks PT Arun

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Ratusan masyarakat desa lingkungan eks PT Arun, Lhokseumawe, menggelar aksi, Senin (4/11/2019).

Mereka bersama forum komunikasi keuchik dan pemuda dari berbagai gampong menuntut Lembaga Manajemen Aset Negara dan 10 perusahaan yang beroperasi di lingkungan eks PT Arun itu mengutamakan rekrutmen SDM lokal.

"Kami masyarakat lingkungan meminta ketegasan, perhatian dan kepedulian terhadap desa lingkungan serta masyarakat dapat diutamakan dalam segala hal," kata Koordinator Aksi Syeh Ahmad HB.

Adapun10 perusahaan dimaksud masing-masing, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) PT Medco Energi, Pertamina Training dan Consulting, Pertamina Drilling Service Indonesia, Patra Drilling Contractor, Pertamina Trans Kontinental, Wijaya Kontruksi, Cipta Sanalinda Utama.

Mereka menyampaikan tujuh tuntutan yakni, menuntut agar data tenaga kerja, baik pegawai kontrak maupun tetap harus diserahkan ke Forum.

Menuntut sebanyak 50 persen tenaga kerja kontrak (PKWTT) harus berasal dari desa lingkungan.

Seluruh tenaga kontrak maintanence dan project yang berasal dari luar desa lingkungan harus diganti dengan tenaga kerja dari dalam desa lingkungan paling lambat 1 januari 2020

Begitu juga dengan seluruh tenaga satpam yang berasal dari luar desa lingkungan harus diganti.

Setiap ada penerimaan tenaga kerja, baik kontrak maupun tetap, direkrut melalui Forum.

Seluruh dana CSR harus disalurkan kepada masyarakat melibatkan Forum.

Terakhir, harus ada perhatian terhadap sarana dan prasarana Forum.

Demonstran pun mendesak kejelasan dari sejumlah tuntutan mereka tersebut.

"Apabila pimpinan tidak datang menemui kami, maka kita akan bertahan sampai mereka menemui kami meskipun hingga malam," kata Syeh Ahmad.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...