Ikan Kayu yang Disalurkan untuk Korban Banjir Singkil Tak Layak Konsumsi, Berbau dan Berulat

Ikan Kayu yang Disalurkan untuk Korban Banjir Singkil Tak Layak Konsumsi, Berbau dan Berulat

BERITAKINI.CO Singkil | Korban banjir Ujung Bawang, Kecamatan Singkil mengeluhkan bantuan ikan kayu kering yang disalurkan pemerintah. Warga menemukan ikan tersebut telah berbau, bahkan berulat.

"Iya, ikannya sudah berbau bahkan sudah berulat, tidak mungkin dikonsumsi lagi," kata Rozied Hidayat Berutu, warga Ujung Bawang, Selasa (13/11/2018).

Ia menyarankan kepada pihak terkait untuk mengecek terlebih dahulu bantuan sebelum dikirim ke posko.

Meski demikian, kata dia, para korban banjir sangat menghargai dan mengapresiasi pelayanan pemerintah. Sebab, selain ikan kayu, warga masih bisa mengonsumsi ikan kaleng, telur, dan mie instan yang disalurkan pemerintah.

"Kabarnya, ikan kering ini merupakan kiriman dari Provinsi Aceh," kata Rozied Hidayat.

Selama ini, kata Rozied, mereka dilayani di dapur umum Dinas Sosial Aceh Singkil, yang didirikan di Desa Ujung Bawang.

Dapur umum ini melayani warga empat desa terdampak banjir,  yakni Desa Selok Aceh, Pea Bumbung, Pemuka, dan Suka Damai.

Sementara itu, BERITAKINI.CO belum berhasil terhubung dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil. Ditelepon ke nomor selulernya, dia tak menjawab.

Komentar

Loading...