Honda Mobilio Hantam Sepeda Motor dan Warung Kopi di Pidie, Satu Meninggal

Honda Mobilio Hantam Sepeda Motor dan Warung Kopi di Pidie, Satu Meninggal

BERITAKINI.CO, Sigli | Mobilio BL 1284 PH hilang kendali dan menabrak sepeda motor serta warung kopi di pinggir jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Jeumpa, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Kamis (26/11/2020).

Seorang perempuan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian melalui Kasat Lantas Polres AKP Dede Kurniawan mengatakan, kecelakaan maut itu terjadi pada pukul 15.30 WIB.

Personil unit laka sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan diketahui Mobilio BL 1284 PH itu dikemudikan Drs M Kasem (62) PNS, warga Gampong Mesjid Guci Reumpong, Peukan Baro, Pidie.

Mobil hilang kandali saat meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju arah Banda Aceh.

"Pengendara mobil kemungkinan kelelahan, sehingga saat di TKP mobil kehilangan kendali sehingga mengalami slip melaju ke kanan jalan," kata Dede.

Mobilio yang meluncur bebas awalnya menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di persimpangan. Sepeda motor tersebut dikendarai Mariani (46) yang berboncengan dengan Rusna Abdullah (48) warga Jeumeurang, Kembang Tanjong.

"Mariani meninggal dunia, sementara boncengannya mengalami luka ringan," sambung Dede.

Mobil yang hilang kendali kemudian menghantam bengkel dan warung kopi yang berada di sisi jalan.

Beberapa warga setampat yang sedang menikmati sajian di warung kopi ikut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Para korban antara lain, Heri Syah Putra (24) montir mengalami luka berat, Muhammad Yusuf (54), Habibaulah (28) dan Syarboini (40) warha Gampong Jeumpa, Kecamatan Glumpang Tiga.

"Korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Pidie dan Mobilio kini diamankan di Mapolres Pidie untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...