Hingga Tengah Malam, Rekapitulasi Kecamatan di Aceh Singkil ini Hanya Rampung Satu Desa

Hingga Tengah Malam, Rekapitulasi Kecamatan di Aceh Singkil ini Hanya Rampung Satu Desa
Suasana rekapitulasi surat suara Desa Blok 15 di Kecamatan Gunung Meriah, Senin pagi (22/4/2019) | Foto: BERITAKINI.CO/Idrus Lingga

BERITAKINI.CO, Singkil | Proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, khususnya Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, sepertinya akan banyak menyita waktu.

Dipantau BERITAKINI.CO, sejak dimulai pembukaan rekapitulasi surat suara Kecamatan Gunung Meriah, pukul 10.30 WIB, Minggu (21/4/2019), petugas hanya mampu merampungkan satu desa dengan total sebanyak enam TPS. Sementara seluruhnya ada sebanyak 25 desa di Kecamatan Gunung Meriah tersebut.

Desa yang baru rampung itu adalah Blok 15. Proses rekapitulasinya baru selesai menjelang tengah malam tadi. Itupun baru pada tahap rekap suara presiden-wakil presiden, DPR RI, dan DPRA. Sementara untuk DPRK masih terus berjalan.

Untuk pemilihan presiden-wakil presiden, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf berhasil menjadi pemenang di desa ini.

Baca: Rekapitulasi Tingkat Kecamatan, Jokowi 'Curi' Kemenangan di 3 TPS Basis Prabowo

Sementara target awal, Petugas PPK akan merampungkan rekapitulasi empat desa, masing-masing Blok 15, Si Anjo-Anjo Meriah, Cingkam, dan Desa Perangusan.

Proses penghitungan suara memang tampak berjalan lancar, meski beberapa saksi terkadang menginterupsi karena hasil yang mereka catat tidak sesuai dengan yang dibacakan. Namun, setelah diperiksa ulang dan dinyatakan semua setuju, penghitungan dilanjutkan.

Sesuai peraturan KPU, proses rekapitulasi tingkat kecamatan ini harus rampung pada 5 Mei 2019. Waktu yang miliki PPK Gunung Meriah sendiri telah tersita, karena sejatinya proses rekapitulasi dimulai sejak 18 April lalu, namun baru dimulai pada 21 April 2019.

Ketua PPK Kecamatan Gunung Meriah, Mujli merasakan kendala yang dialami dalam proses rekapitulasi itu disebabkan sulitnya mencocokkan jumlah suara, DPT, suara tak sah, dengan form C1 yang dimiliki para saksi.

“Untuk satu kotak suara saja memakan waktu hingga 4 jam,” katanya.

Meski begitu, Ia berharap 5 Mei, semua suara telah direkap sehingga bisa langsung dibawa ke kabupaten.

Rubrik

Komentar

Loading...