HGN 2021: Masih Ada Guru Dapat Honor Rp 67 Ribu per Bulan di Pidie

HGN 2021: Masih Ada Guru Dapat Honor Rp 67 Ribu per Bulan di Pidie
Perjuangan guru honorer di Kecamatan Geumpang menuju Sekolah Dasar (SD) Translok

BERITAKINI.CO, Sigli | Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dilangsungkan secara suka cita di seluruh pelosok negeri. Namun apakah semua pihak yang bergelut dalam dunia pendidikan bisa tersenyum bahagia di setiap tanggal 25 November?

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pidie, Musri menggambarkan sisi lain dari potret dunia pendidikan di Kabupaten Pidie pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021` sekaligus HUT PGRI.

Nasib para guru di sana disebut masih dalam kondisi memprihatinkan. Terutama mengenai kesejahteraan para guru honorer.

Selama bertahun-tahun, lanjut Musri, para guru honor hanya menerima bayaran paling besar Rp 67 ribu per bulan. Itupun harus dirapel selama tiga bulan, sembari menunggu dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) cair.

"Para guru honorer tidak pernah diperhatikan, sehingga kadang hanya dapat Rp 200 ribu per tiga bulan, itu pun pakai dana BOS, terus bagaimana jika sekolahnya kecil, bisa dibayangkan mereka dapat berapa," ujar Musri, Kamis (25/11/2021).

Padahal keberadaan para tenaga honorer ini, terang Musri, memiliki nilai strategis terhadap jalanya aktivitas belajar mengajar di sekolah, di tengah kekurangan guru dari Pegawai Negari Sipil (PNS).

Kadang kala, lanjut dia, di samping mengambil jam belajar, guru honorer tersebut juga memegang peran sebagai wali kelas, karena dari enam kelas rombongan belajar, hanya terdapat dua hingga tiga guru PNS.

"Bisa dikatakan, jika tidak ada guru honorer, sekolah bisa tutup. Cuma pemerintah kurang peka dengan kondisi ini," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...