Hendak Pulang ke Bener Meriah, Dua Mobil Innova Ditembak OTK di Bireuen

Hendak Pulang ke Bener Meriah, Dua Mobil Innova Ditembak OTK di Bireuen

BERITAKINI.CO, Redelong | Dua unit mobil Toyota Innova yang hendak menuju ke Bener Meriah ditembak Orang Tidak Dikenal (OTK) di kilometer 19, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin malam, 31 Agustus 2020.

Diketahui, salah satu mobil yakni Innova berwarna merah adalah milik anggota Kodim 0119/BM Serma Wowok, yang dikemudikan anaknya Briptu M Fandi Warsono, anggota Satreskrim Polres Bener Meriah.

Sementara satu mobil lainnya yakni Innova warna silver merupakan milik Rian Radiansyah, anggota RAPI Kabupaten Bener Meriah.

Rian Radiansyah kepada media ini mengatakan, mobil yang dikemudikannya beriringan dengan mobil Innova merah dari arah Bireuen hendak pulang menuju Bener Meriah.

"Saat sampai di kilometer 19, Krueng Simpur sekitar pukul 22.30 WIB, kami dikejutkan dengan seseoarang yang melompat ke jalan dari kebun sawit dan langsung menembaki mobil kami," ungkapnya.

Setelah mobil ditembaki, OTK tersebut langsung menghilang dan diduga melarikan diri ke arah kebun sawit.

"Selajutnya kami secara bersamaan langsung memeriksa kondisi mobil dan saya melihat kaca mobil sebelah kanan sudah bolong, termasuk mobil milik Serma Wowok yang dikemudikan oleh anaknya juga bolong pada bagian belakang," ujarnya.

Selajutnya, Rian langsung menghubungi Putra Mandala, ketua RAPI Bener Meriah melalui alat komunikasi Radio untuk memberitahukan kejadian tersebut.

“Saya meminta Putra Mandala menghubungi anggota RAPI di Bireuen. Sehingga tak lama dari situ pihak Kepolisian Sektor Juli tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 01.45 WIB,” jelasnya.

Dia menembahkan, pihak kepolisian wilayah Bireuen yang tiba di lokasi juga langsung mengamankan TKP serta melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologis kejadian penembakan tersebut.

Rian juga mengaku tidak mengetahui motif terjadinya penembakan itu. "Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Juli,” katanya.

Sementara itu Serma Wowok yang saat ini menjabat sebagai Danpos Koramil Mesidah membenarkan telah terjadi penembakan terhadap mobilnya yang dikemudikan oleh anaknya Briptu M Fandi Warsono.

Peristiwa tersebut katanya terjadi ketika Fandi pulang menuju Kabupaten Bener Meriah. "Ia pergi ke Bireuen untuk menjemput adiknya yang sedang sakit di Pondok Pesantren Azzahra Juli, Kabupaten Bireuen," ujarnya.

“Setelah mendengar pengakuan anak saya, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Sehingga kami tidak mengatahui apa penyebab pasti motif pelaku menembaki mobil saya." | Eri Tanara

Rubrik

Komentar

Loading...