Hendak Kabur Saat Disergap, Pengedar Sabu ini Didor di Aceh Besar

Hendak Kabur Saat Disergap, Pengedar Sabu ini Didor di Aceh Besar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Seorang tersangka pengedar sabu terpaksa harus dilumpuhkan dengan tembakan karena hendak melarikan diri saat hendak ditangkap petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh.

Pria itu adalah ZA (37) warga Leubok Buni, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar. Timah panas bersarang di kaki kirinya.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasat Resnarkoba AKP Boby Putra Ramadan Sebayang mengatakan, sebelum meringkus ZA, petugas lebih dulu menangkap dua pria, masing-masing, RF (25), warga Desa Neusu Aceh; dan SB (35) warga Kaye Lee, Aceh Besar.

Mereka ditangkap di depan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosniati Kota Banda Aceh, pada Senin, 7 Oktober 2019 lalu.

"Pada saat kita tangkap, di boks depan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai kedua pelaku, ditemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu yang beratnya 0,21 gram,” kata Boby Putra. Rabu (9/10/19).

Dari keterangan RF dan SB, sabu dibeli dari GO seharga Rp 200 ribu. Niatnya sabu itu akan di gunakan bersama dengan JO. Baik JO dan GO kini telah ditetapkan sebagai buronan.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kata Boby, tersangka mengatakan selain GO, sabu juga diperoleh dari ZA.

Dari informasi itu tim melakukan penyelidikan, dan diketahui ZA sedang berada di sebuah perbukitan di Desa Leubok Batee, Samahani, Aceh Besar. Tim langsung meluncur ke sana.

“Pada saat hendak ditangkap, tersangka mencoba melawan petugas dan berusaha melarikan diri,” kata Boby, Rabu (9/10/2019).

Petugas melepas tiga kali tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan tersangka.

“Terpaksa petugas melumpuhkan tersangka dengan tembakan terukur yang mengenai kaki kirinya,” kata Boby.

Dalam keadaan tertembak, kata Boby, tersangka masih berusaha untuk melarikan diri, namun berhasil digagalkan petugas.

Dari tangan ZA, petugas berhasil menyita barang bukti berupa tujuh paket berisi sabu dengan berat 6,99 gram.

ZA menjelaskan, sabu tersebut di dapatkan dari AM, sementara itu AM sudah ditetapkan sebagai buronan.

Tersangka beserta seluruh barang bukti saat ini sudah diamankan di Polresta Banda Aceh untuk penyidikan lebih lanjut.

Tersangka ZA terancam dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara sesuai dengan Pasal 112 ayat (2), jo pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Rubrik

Komentar

Loading...