Heboh Dua Wanita Penculik Anak di Aceh Utara, Kapolsek: Mereka Berstatus ODGJ

Heboh Dua Wanita Penculik Anak di Aceh Utara, Kapolsek: Mereka Berstatus ODGJ

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Sempat bererdar di media sosial dua wanita ditangkap oleh warga Gampong Matang Reudeup, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, karena diduga sebagai penculik anak.

Kapolsek Baktiya Ipda Mahmud mengatakan, kedua wanita itu ditangkap oleh warga pada Jumat (23/11/2018). Usai diamankan warga, kemudian diserahkan ke Mapolsek setempat, Jumat (23/11/2018).

Dua wanita yang diamankan itu diketahui bernama Mardiah (39) Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, dan Darmawati (33) warga Kecamatan Madat, Aceh Timur.

"Warga mengira mereka penculik anak lantaran ada orang tak dikenal mendekati anak-anak di Gampong Matang Reudeup. Mereka suka cium anak kecil,” kata Kapolsek Baktiya, Sabtu (24/11/2018).

Kata dia, kedua wanita yang dibawa warga ke Polsek bukanlah penculik anak.

“Mereka penderita gangguan jiwa, ada surat keterangannya dari Rumah Sakit Jiwa yang dibawa pihak keluarganya.” terang Ipda Mahmud.

Saat ini, kata dia, kedua wanita berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu sudah dijemput oleh pihak keluarga masing-masing.

“Dalam hal ini kita luruskan bahwa mereka bukanlah penculik anak seperti yang viral di media sosial facebook,” kata Ipda Mahmud.

Informasi yang diterima pihaknya, kata Ipda Mahmud, kedua wanita itu awalnya diturunkan dari mobil sejenis ambulans di jalan lintas Banda Aceh–Medan ketika warga sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat.

“Ada warga yang datang ke Polsek menyebutkan demikian, namun siapa yang pertama kali melihat 2 perempuan ini diturunkan dari mobil masih kita selidiki siapa,” kata Ipda Mahmud.

Rubrik

Komentar

Loading...