Hasil Tes Urine Positif, Sudah Sembilan Anggota Satpol PP WH Aceh Tenggara Dipecat

Hasil Tes Urine Positif, Sudah Sembilan Anggota Satpol PP WH Aceh Tenggara Dipecat
Tes urine mendadak terhadap personil Satpol PP WH Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Satuan Polisi (Satpol) PP WH Aceh Tenggara memecat sedikitnya sembilan personilnya karena terlibat narkotika.

Mereka yang dipecat umumnya karena terbukti positif mengonsumsi narkotika berdasarkan hasil tes urine.

“Jumlah anggota yang diberhentikan itu terhitung sejak akhir 2020. Terakhir dua di antaranya diberhentikan karena positif ganja dan sabu pada April 2021,” kata Kasatpol PP WH Aceh Tenggara, Rahmad Fadli, Senin (31/5/2021). 

Pemberhentian ini juga merujuk pada pakta integritas yang sudah lebih dulu ditandatangani setiap anggota Sarpol PP WH.

“Isi pakta integritas itu salah satunya adalah setuju dipecat apabila terbukti positif mengkonsumsi narkotika,” katanya. 

Dia mengatakan, Satpol PP WH melakukan tes urine secara berkala dan dilakukan secara mendadak. 

Seperti halnya yang dilangsungkan pagi tadi terhadap sebanyak 75 orang anggota Satpol PP.

“Namun dalam tes hari ini tidak ditemukan adanya yang positif,” katanya.

Jumlah yang dites tersebut, kata Rahmad, belumlah mencakup seluruh personil. Karena itu, pihaknya akan kembali melakukan tes urine secara mendadak ke depan.

Adapun jumlah personil Satpol PP WH Aceh Tenggara, kata Rahmad, sebanyak 457 orang dengan status TPK atau honorer.

“Sementara yang berstatus Pegawai Negeri Sipil ada sekitar 32 orang," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...