Hasan Tiro Disebut Pendiri Partai, Apa Karya: Pendiri Partai Aceh Itu Saya!

Hasan Tiro Disebut Pendiri Partai, Apa Karya: Pendiri Partai Aceh Itu Saya!
Zakaria Saman (Photo: Acehmerdekapost.com)

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kendati Juru Bicara Partai Aceh Adi Laweung mengklaim bahwa Almarhum Wali Hasan Tiro juga pendiri Partai Aceh, namun hal ini dianulir oleh Zakaria Saman alias Apa Karya.   

BAca: APK Diduga Langgar Aturan, Juru Bicara PA Adi Laweung: Almarhum Wali Hasan Tiro Juga Pendiri Partai

Mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kini mencalonkan diri sebagai gubernur Aceh itu mengaku dirinya lah yang mendirikan Partai Aceh.

“Yang peudong Partai Aceh nyan lon beh, aci tanyong bak Jusuf Kalla so peudong PA? (yang dirikan Partai Aceh itu saya, coba tanya sama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, siapa pendirinya),” kata Apa Karya saat dihubungi BERITAKINI.CO, Rabu (14/12/2016).

Menurut Apa Karya, jika Almarhum Hasan Tiro adalah pendiri PA, maka otomatis namanya tercatat dalam struktur kepengurusan PA. "Tapi hal itu tidak ada. Karena itu, pencantuman gambar Wali Hasan Tiro dalam APK pasangan calon itu tidak dibenarkan," katanya.

Baca: APK Pakai Gambar Hasan Tiro, Apa Karya Laporkan Mualem ke Panwaslih

Menurut Apa Karya, status Wali Nanggroe Hasan Tiro adalah Pendiri Gerakan Aceh Merdeka, namun tak lagi aktif saat proses pendirian partai setelah damai. Posisinya dalam Partai Aceh kala itu, kata Apa Karya adalah Tuha Peut. “Jadi bek asai meupuegah kalau hana meuphom (jadi jangan asal bicara kalau tidak tahu),” ujarnya.

Dia mengungkapkan, yang mendirikan PA hingga besar seperti hari ini adalah dirinya bersama Malik Mahmud. Keduanya, kata Apa Karya, merintis berbagai cara agar PA sebagai parlok itu ada di Aceh. Maka berangkatlah keduanya ke Jakarta menemui langsung JK. "Ada Hamid Awaludin serta Dr. Fariudin yang hingga saat  ini masih hidup dan bisa dijadikan sebagai saksi tentang siapa yang menggagas pendirian PA," katanya.

Baca: Jika Foto Hasan Tiro Dibolehkan di APK, Apa Karya Ingin Pasang Foto Jokowi, JK, Ahok dan Hary Tanoe

“Jadi bek peugah meuno dan peugah meudeh, jino lon mantong hudep, (Jadi jangan bilang begini begitu, saat ini saya masih hidup).” 

Apa Karya juga mengomentari tentang aktivitas politik Malik Mahmud setelah ditunjuk sebagai Wali Naggroe Aceh. "Seharusnya dia itu lepas dari kepentingan partai dan netral. Karena jabatan wali nanggroe itu adalah milik rakyat Aceh bukan milik milik PA," katanya.(*)

 

Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...