Harga Gula di Pidie Tembus Rp 1,2 Juta per Sak

Harga Gula di Pidie Tembus Rp 1,2 Juta per Sak

BERITAKINI.CO, Sigli | Gula pasir di tingkat pengecer di Kabupaten Pidie mulai langka, jika pun ada, harga gula yang dijual dipasaran cukup tinggi, yakni mulai Rp 1 hingga Rp 1,2 juta per sak.

Normalnya, harga enceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah adalah Rp 12,500 pe kilogram atau sekira Rp 650 ribu per sak.

Mansur (45), salah satu pedagang di Pidie, Kamis (26/3/2020) mengatakan, kenaikan harga gula itu terjadi perlahan selama beberapa hari terakhir.

"Tingkat pengecer, gula harus dijual Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per kg karena harga beli per saknya Rp 1 sampai 1,2 juta," kata Mansur.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Zulkifli mengatakan, kelangkaan gula pasir bukan hanya terjadi di Kabupaten Pidie saja, tapi di seluruh daerah di Indonesia yang dipicu wabah virus corona.

Pihaknya juga sudah melakukan pemantaun pasar untuk mengetahui kondisi harga sejumlah kebutuhan pokok.

"Kita rutin melakukan pemantaun harga pasar dan harga gula masih sangat tinggi," kata Zulkifli.

Untuk mengantisipasi kelangkaan kebutuhan gula pasir, informasinya pemerintah pada awal Maret 2020 lalu telah meminta importir untuk segera melakukan pemenuhan kebutuhan gula pasir ke daerah-daerah.

Diperkirakan, kata dia, akhir Maret sampai awal April 2020 ini, gula pasir akan masuk ke daerah-daerah untuk mencukupi stok gula pada ramadhan.

"Aceh mendapat kuota gula pasir 50 ton atau dua kontainer dan untuk distribusinya nanti akan diatur distributor," kata Zulkifli.

Rubrik
PEMERINTAH ACEH 2020 14-Cabut Maklumat

Komentar

Loading...