Hanya Satu KK yang Dapat, Pemerintah Desa di Pidie Tolak Sembako Covid-19 Bantuan Pemerintah Aceh

Hanya Satu KK yang Dapat, Pemerintah Desa di Pidie Tolak Sembako Covid-19 Bantuan Pemerintah Aceh

BERITAKINI.CO, Sigli | Geuchik Gampon Asan, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Tgk Sapuan menolak menerima paket sembako bantuan dari Pemerintah Aceh, yang digulirkan dalam rangka mengatasi dampak Covid-19.

Sapuan mengatakan penolakan merupakan kesepakatan dari masyarakat setempat.

Penyebabnya karena jumlah penerima paket sembako di Gampong Asan hanya satu kepala keluarga. Angka ini dinilai tak sesuai dengan data keluarga terdampak pandemi di desa itu.

Menurut Sapuan, jumlah keluarga yang berhak menerima bantuan di gampong tersebut sekitar 35 keluarga.

“Itu tidak termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan juga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” katanya.

“Tapi saya dapat informasi, Gampong Asan mendapat satu paket bantuan. Karena takut ribut-ribut, kami sepakat menolak dan kita sudah sampaikan penolakan itu lewat pesan Whatsapp ke pihak kantor camat.”

Sapuan mengungkapkan, saat proses pendataan oleh pihak kebupaten beberapa waktu lalu, pihaknya menyerahkan data 71 keluarga tidak mampu.

“Jadi kami tidak tahu data dari mana yang mereka ambil, sehingga tiba-tiba kita hanya dapat satu paket,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie, Muslim mengaku belum menerima laporan perihal penolakan paket sembako bantuan dari Pemerintah Aceh itu.

Namun jika ada yang menolak, hal itu dinilainya sesuatu yang bagus.

“Jika ada masyarakat yang menolak baguslah, jadi bisa diserahkan kepada keluarga terdampak lainnya yang membutuhkan,” kata Muslim yang dihubungi wartawan.

Seperti di ketahui, Kabupaten Pidie mendapat alokasi bantuan sembako sebanyak 8.069 paket dari Provinsi Aceh, setiap paket sempako tersebut terdiri dari 10 kg beras, 2 kg minyak goreng, 2 kg gula, satu dus mie instan dan 4 keleng sarden.

Rubrik

Komentar

Loading...