Hakim Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Review Design, Kejari Sabang Kasasi

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Review Design, Kejari Sabang Kasasi
Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Chairun Parapat

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Chairun Parapat mengatakan menghormati putusan hakim yang memvonis bebas dua terdakwa korupsi Review Design Terminal Balohan Sabang.

Kejaksaan, kata Chairun, masih memiliki waktu untuk pikir-pikir terhadap vonis bebas kedua terdakwa korupsi tersebut.

"Sesuai KUHAP, kita kan punya waktu 14 hari untuk pikir-pikir, sekaligus menyiapkan langkah hukum selanjutnya," kata Chairun saat dihubungi BERITAKINI.CO, Jumat (25/12/2020).

Lihat: Pengadilan Tipikor Banda Aceh Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Review Design Terminal Pelabuhan Sabang

Hingga saat ini, kata Chairun mengatakan Kejari Sabang belum membaca putusan tersebut secara utuh.

"Sampai hari ini kita belum menerima salinan putusan utuhnya dari pengadilan," katanya.

Namun atas vonis bebas itu, kejaksaan memastikan untuk mengambil langkah hukum lanjutan yakni kasasi.

"Kita akan menyatakan sikap sebelum 14 hari untuk melakukan kasasi," kata Chairun.

Sebelumnya diketahui, T Harri Kurniasyah dan Muhammad Tajuddin didakwa melakukan korupsi Review Design Terminal Pelabuhan Balohan Sabang.

Nilai kontrak paket tersebut adalah Rp 649 juta dari pagu Rp 730 juta tahun anggaran 2016.

Pada sidang 30 November 2020 lalu, Jaksa Penuntut Umum Kejari Sabang, Muhammad Rhazi SH menuntut T Harri Kurniasyah dan Muhammad Tajuddin masing-masing 1,8 tahun penjara, denda Rp 60 juta, dan membayar uang ganti rugi senilai Rp 73,9 juta.

Keduanya dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Tapi hakim memvonis keduanya bebas pada 21 Desember 2020. | Husaini Dani

Rubrik

Komentar

Loading...