Hadiri Pelantikan Ramli MS, Adik Prabowo Subianto Bawa Misi Tuntaskan Investasi

Hadiri Pelantikan Ramli MS, Adik Prabowo Subianto Bawa Misi Tuntaskan Investasi
Hashim Djojohadikusumo | BERITAKINI.CO/A. Putra

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Aceh Barat Ramli MS-Banta Puteh yang berlangsung, Selasa (10/10/2017), juga dihadiri pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo. Adik kandung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini rupanya diundang khusus oleh Ramli MS.

Ditemui di lokasi pelantikan, pagi tadi, Hashim mengatakan telah saling kenal dengan Ramli. Baru-baru ini, mereka bertemu dan Ramli MS mengundangnya untuk hadir di acara pelantikan.

Selain itu, kata Hashim, dia datang ke Aceh Barat juga membawa misi untuk menghidupkan kembali investasi.

“Saya sudah memulai melakukan investasi di Aceh Barat sejak Irwandi Yusuf menjadi gubernur periode pertama,” ungkapnya saat ditemui BERITAKINI.CO.

Lima tahun lalu, Hashim mengatakan telah mendirikan pabrik karet dan memiliki lahan 4.800 hektar yang sudah ditanam di kawasan Woyla.

“Namun pendirian pabrik ini tersendat-sendat karena terkendala dana yang kurang pada waktu itu, sekarang kita melanjutkan kembali,” katanya.

Pabrik di bawah bendera PT Putra Bumi Sakti ini, kata dia, memiliki tujuan utama untuk menampung karet rakyat.

Sebab, selama ini karet mentah rakyat diangkut ke Medan dan menurut Hashim hal itu sangat tidak logis. Itulah sebabnya, pabrik yang dia dirikan itu natinya akan memprioritaskan menampung karet rakyat.

“Diolah dipabrik pengelohan kita di Woyla, lalu diekspor melalui pelabuhan Meulaboh,” katanya.

Menurut Hashim, realisasi fisik pabrik sudah hampir 100 persen. Semua peralatan, seperti mesin pengelohan karet, katanya, juga sudah hampir 100 persen. “Paling sekitar 5 persen lagi yang harus kita siapkan,” katanya.

Lima persen tersebut termasuk penyiapan perumahan, kolam limbah, yang diperkirakan selesai dikerjakan dalam waktu 6 bulan ke depan.

“Artinya sudah bisa operasi. Jika pabrik ini sudah bisa beroperasi, ini akan menampung 300 pekerja, dan pabrik dapat menampung karet masyarakat seluruh Aceh lebih kurang 40 ribu hektar. Ini tentu akan sangat membantu petani karet,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...