Gubernur, DPRA, hingga Wali Kota Minta Muprov Kadin Aceh Ditunda, Polda Aceh Juga Tak Terbitkan STTP

Gubernur, DPRA, hingga Wali Kota Minta Muprov Kadin Aceh Ditunda, Polda Aceh Juga Tak Terbitkan STTP
Firmandez

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Rencana Ketua Kadin Aceh Firmandez untuk tetap menggelar musyawarah provinsi (muprov) pemilihan ketua baru, semakin riskan. Ini menyusul konflik internal yang tak kunjung bisa ditengahi.

Situasi ini telah membuat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah akhirnya mengambil sikap. Apalagi, ratusan pengusaha yang tergabung dalam Komite Penyelamatan Kadin Aceh telah menggelar aksi di kantor gubernur Aceh dan mendesak Pemerintah Aceh meminta Kadin Pusat turun tangan.

Plt Gubernur Nova Iriansyah melalui Surat Nomor 530/26936 tanggal 26 Oktober 2018 juga telah meminta Kadin Pusat untuk memediasi konflik internal Kadin Aceh. Hal ini penting untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan dan untuk memelihara suasana daerah yang kondusif.

Sebelumnya, DPRA juga telah bersikap dan menyurati Kadin Pusat dengan Nomor 160/2495 tanggal 24 Oktober 2018 yang intinya meminta Kadin untuk membentuk karetaker Kadin Aceh, dan tidak menyetujui serta tidak merekomendasikan pelaksanaan muprov Kadin Aceh.

Tak hanya itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah juga telah menyarankan agar muprov Kadin Aceh ditunda sampai persoalan dapat diselesaikan sebaik-baiknya.

Polda Aceh pada 8 November 2018 lalu juga telah menyurati Ketua Kadin Aceh Firmandez dan memberitahukan bahwa Polda Aceh tidak menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Muprov Kadin Aceh.

Dalam surat Nomor B/141/XI/2018/Dit.Tk itu, Polda Aceh mengatakan bahwa langkah itu dilakukan mengingat masih adanya konflik internal dalam tubuh kepengurusan Kadin Aceh maka untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan (saat muprov), Polda Aceh tidak menerbitkan STTP.

Komentar

Loading...