Gubernur Acuhkan Surat Mendagri, Dirjen Otda: Jika Gunakan Uang, Dianggap Kerugian Negara

Gubernur Acuhkan Surat Mendagri, Dirjen Otda: Jika Gunakan Uang, Dianggap Kerugian Negara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono menegaskan bahwa ada konsekuensi yang akan diterima para pejabat yang dilantik Zaini Abdullah jika mengeluarkan kebijakan penggunaan anggaran.

Menurut Sumarsono, pengeluaran yang ditandatangani oleh atau diperuntukan bagi para pejabat yang diangkat secara tidak sah, diperhitungkan sebagai kerugian negara dan harus dikembalikan setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan.

“Ini karena sudah ditegaskan bahwa pengangkatan pejabat itu melanggar peraturan perundang-undangan, salah satu buktinya bahwa calon petahana tidak mendapat ijin tertulis dari Mendagri, sehingga itu (pengangkatan) tidak sah,” kata Sumarsono saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Selasa (28/3/2017).

Sumarsono enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai sikap Zaini Abdullah yang terkesan acuh dengan surat Mendagri tersebut.

“Prinsipnya, pejabat yang tidak sah bilamana mengeluarkan anggaran dianggap kerugian negara,” katanya.

Seperti diketahui, Gubernur Aceh Zaini Abdullah terkesan  menunjukkan sikap acuh terhadap Surat Mendagri yang menyatakan keputusannya merombak kabinet di akhir masa jabatan melanggar peraturan perundang-undangan dan meminta Zaini Abdullah untuk tidak mengaktifkan para pejabat yang dilantiknya pada 10 Maret 2017 lalu.

Namun, informasi yang diterima BERITAKINI.CO, Zaini Abdullah telah bertolak ke Jakarta hari ini, yang dikabarkan untuk melakukan audiensi dengan Mendagri.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...