Geram APBG Belum Dipertanggungjawabkan, Warga Segel Kantor Geuchik Jijiem Pidie

Geram APBG Belum Dipertanggungjawabkan, Warga Segel Kantor Geuchik Jijiem Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Warga Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabuaten Pidie menyegel kantor kepala desanya.

Penyegelan dilakukan dengan memalang pintu masuk kantor tersebut menggunakan kayu.

Menurut cerita, penyegelan kantor geuchiek tersebut dilakukan warga karena persoalan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) yang dianggap tidak transparan.

Camat Keumala Fakhruddin yang dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Kamis (25/2/2021) membenarkan penyegelan yang dilakukan warga Jijiem tersebut.

"Tadi malam disegel, dan hingga saat ini, kantor Geuchiek Jijiem masih tersegel," kata Fakhruddin.

Informasi yang diterima, lanjut dia, kantor geuchiek tersebut disegel oleh sebagian warga yang menuntut Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBG Jijiem 2020.

Namun hingga saat ini laporan pertanggungjawaban yang dituntut warga tersebut belum juga disampaikan dalam musyawarah gampong.

"Kami sudah tanyakan ke geuchiek dan LPJ sedang dalam proses penyusunan," kata Fakhruddin.

Selama ini, Geuchiek Gampong Jijiem dijabat Jakfar yang terpilih dalam Pemilihan Geuchiek Langsung (Pilchiksung) pada 2019 lalu dan kurang lebih telah menjabat 1,5 tahun.

Dalam pemerintahannya, ada beberapa kegiatan yang dilakukaan tapi tidak tertuang dalam APBG, seperti pergeseran pos jaga, pengadaan seragam perangkat hingga buat pos Covid-19.

Hasil konfirmasi dengan geuchik setempat, uang untuk kegiatan di luar program dalam APBG diambil dari laba pengerjaan proyek fisik di gampong tersebut.

"Karena ada sejumlah kegiatan yang dikerjakan di luar APBG, masyarakat tidak terima itu," tambah Fakruddin.

Saat ini pihaknya sedang menuju pusat pemerintahan kabupaten untuk menyampaikan kondisi pasca penyegelan tersebut.

Editor
Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...