Gerakan Pemuda ALA Bener Meriah Dibentuk, Klaim akan Kampanye Besar-besaran Bentuk Provinsi Baru

Gerakan Pemuda ALA Bener Meriah Dibentuk, Klaim akan Kampanye Besar-besaran Bentuk Provinsi Baru

BERITAKINI.CO, Redelong | Sejumlah pemuda mendeklarasikan Gerakan Pemuda Aceh Leuser Antara (ALA) di Bener Meriah, Rabu malam, 30 September 2020.

Pendeklarasian turut dihadiri oleh Ketua KP3ALA Bener Meriah Alwin Al-Lahat dan Gerakan Pemuda ALA Aceh Tengah Feri Yanto serta perwakilan KP3ALA Aceh Tengah Julfan Diara dan Agus.

Ketua Gerakan Pemuda ALA Bener Meriah Sadra Munawar mengatakan, gerakan dibentuk untuk mengkampanyekan rencana melahirkan daerah otonomi baru (DOB).

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan kampanye besar-besaran untuk anak-anak muda sehingga akan terpanggil kembali untuk menghadirkan provinsi baru,” ujar Sadra.

Dikatakan, pihaknya akan tetap mendorong tugas-tugas yang telah diberikan kepada kepengurusan KP3ALA  Bener Meriah.

“Dalam hal ini, pemuda juga hadir dalam perjuangan pemekaran ini. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk gerakan ALA. Tujuannya Provinsi ALA harus lahir,” katanya.

Munawir salah satu tokoh muda ALA dalam orasinya menyampaikan ALA pertama kali dideklarasikan pada tanggal 4 Desember 2005 di depan gedung senayan Jakarta.

“Ketika itu dihadiri ribuan masyarakat dari wilayah enam kabupaten di Aceh, saat itu juga hadir dari sejumlah mahasiswa, anggota DPR dan sejumlah pimpinan daerah,” kata Nawir.

Ditambahkan, ia meminta untuk para tokoh muda ALA agar tidak terpengaruh dari isu-isu yang mematahkan semangat untuk pemekaran provinsi baru.

“Jangan hanya karena pemberitaan yang miring sehingga semangat kita patah. Berhasil tidak berhasil, tercapai tidak tercapai, hari ini kita perjuangkan ALA sampai titik darah penghabisan, sampai kapan pun ALA itu harus lahir,” teriaknya.

Wakil ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Bener Meriah ini menegaskan, kembalinya isu pemekaran ini merupakan sehubungan dengan recana pemerintah pusat untuk memekarkan provinsi Papua menjadi lima Provinsi.

“Papua bisa kenapa kita tidak. Papua dimekarkan, Aceh pun harus dimekarkan. Jadi sangat salah jika ada yang menyebut jika muliyears dan pilkada sebagai pemicu munculnya ALA,” pungkasnya. | Eri Tanara

Komentar

Loading...