Genjot PAD 2021, Banggar DPRK Banda Aceh Minta Aminullah Berlakukan Sistem Reward dan Punishment

Genjot PAD 2021, Banggar DPRK Banda Aceh Minta Aminullah Berlakukan Sistem Reward dan Punishment
Juru Bicara Badan Anggaran DRPK Banda Aceh, Sofyan Helmi

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menerapkan mekanisme reward dan punishment kepada SKPK yang dapat dan tidak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Permintaan itu merupakan salah satu dari sederet masukan, saran, dan koreksi yang disampaikan Banggar DPRK atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2021, dalam rapat paripurna, Senin, 9 November 2020.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DRPK Banda Aceh, Sofyan Helmi bagi SKPK yang mampu mencapai target diberikan apresiasi atas kerja keras dan kesungguhannya.

"Sementara bagi instansi yang tidak dapat memenuhi target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemko Banda Aceh agar diberlakukan punishment," saran banggar.

“Jika kegagalan pencapaian target PAD terjadi berulang-ulang dalam beberapa tahun terakhir, maka kami meminta wali kota untuk melakukan evaluasi terhadap instansi tersebut, termasuk opsi mengambil langkah-langkah strategis terhadap pimpinan SKPK yang tidak berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan.”

Selain itu, Banggar DPRK Banda Aceh juga meminta kepada TAPK untuk berkomitmen melakukan upaya-upaya pencapaian target Pendapatan Asli Daerah 2021 pada semua potensi pajak dan retribusi, terutama pada pajak reklame atau potensi pajak lainnya.

“Banggar juga menegaskan kepada Dinas Perhubungan untuk konsisten dan bekerja dengan serius agar target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai semaksimal mungkin, mengingat potensi PAD dari sektor perhubungan masih dapat ditingkatkan,” sebut Helmi.

Sementara terkait parkir, ada beberapa masukan dari DPRK Banda Aceh yaitu, meminta wali kota melalui dinas terkait agar penerapan parkir non tunai dapat segera diterapkan sehingga dapat memaksimalkan target PAD.

Adapun berkaitan dengan parkir di kawasan Pasar Aceh, Banggar meminta wali kota melalui dinas terkait untuk melakukan penataan kembali parkir di kawasan tersebut karena selama ini terkesan tidak tertib dan semrawut.

Rubrik

Komentar

Loading...