Gemerlap Jawa hingga Gulita Papua, Bukti Ketimpangan Listrik Indonesia?

Gemerlap Jawa hingga Gulita Papua, Bukti Ketimpangan Listrik Indonesia?
Foto citra malam satelit NASA yang menunjukkan wilayah Indonesia(NASA)

BERITAKINI.CO | Listrik saat ini menjadi bagian penting dalam kehidupan. Adanya listrik membuat kehidupan seolah tak mati, meskipun malam menyapa.

Listrik tak dipungkiri berkaitan dengan tingkat kemakmuran suatu wilayah. Bagaimana tidak? Dengan listrik, perekonomian tetap jalan, aktivitas masyarakat pun tak terhenti meskipun malam tiba.

Namun, ketimpangan hadirnya listrik di berbagai daerah Indonesia masih nyata terlihat.

Sebuah foto citra satelit malam hari yang dikeluarkan Badan Antariksa Amerika Sertikat, National Aeronautics and Space Administration ( NASA) menunjukkan keadaan ini.

Dalam foto yang dirilis Agustus 2018 itu, terlihat jika Pulau Jawa begitu terang benderang dari segala sisi. Nampak, hampir seluruh wilayah telah teraliri pasokan listrik dengan baik.

Pulau Jawa menjadi pulau paling terang di antara pulau lainnya. Tak heran, lebih dari separuh penduduk Indonesia mendiami pulau ini. Menariknya, kerlap kerlip lampu tak hanya diperkotaan saja, tapi juga di jalur penghubung utama antar kota.

Kota Jakarta dan Surabaya menjadi penyumbang terbesar kegermelapan Pulau Jawa. Sorot lampu terlihat kental mengumpul di dua kota ini. Pantas saja, dua kota besar di Indonesia tersebut ditinggali ribuan juta jiwa.

Dihimpun dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, pada tahun 2018, jumlah penduduknya sebanyak 10.467.629 jiwa. Sementara, data BPS Surabaya menunjukkan, banyaknya di tahun 2018 berjumlah 2.885.555 jiwa.

Semakin bergeser ke wilayah timur, keadaan pulau-pulau lain tak segemerlap Jawa. Papua, menjadi salah satu pulau yang tak begitu nampak cahayanya saat malam tiba. Hanya sedikit kerlip lampu muncul di beberapa kota, seperti Jayapura, Oksibil, Merauke, Timika, Sorong, dan Manokwari.

Namun, Puncak Jaya yang seharusnya menjadi wilayah paling gelap, justru juga terlihat kerlipan cahayanya. Tak lain, karena adanya kehidupan dari tambang Grasberg PT Freeport.

Kalimantan yang menjadi salah satu pulau terbesar Indonesia saja kerlipan cahayanya tak nampak berarti.

Dari foto citra malam satelit NASA itu, cahaya hanya nampak di beberapa kota besar seperti Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Pontianak.

Hal ini juga terjadi di Pulau Sulawesi, di mana hanya beberapa titik wilayah saja yang terlihat gemerlap ketika malam tiba, salah satunya Tanah Luwu.

Tanah Luwu, terletak di antara kota Palopo dan Bonebone, salah satu kawasan subur yang didiami lebih dari dua ribu penduduk. Bahkan, Makassar yang menjadi kota terbesar di Pulau Sulawesi saja kalah berkilapnya dengan Tanah Luwu.

Manado yang ditinggali setengah juta jiwa masyarakat Indonesia juga menjadi salah satu wilayah yang gemerlapnya terlihat saat malam hari.

Ternate juga tak mau kalah. Salah satu kota di Maluku Utara ini juga menunjukkan masih adanya kehidupan saat malam tiba.

Sumatera Hanya terpisahkan Selat Sunda, Pulau Jawa dan Pulau Sumatera mempunyai perbedaan yang kentara. Gemerlap lampu di Pulau Sumatera tak begitu terlihat.

Hanya beberapa kota seperti Pekanbaru, Medan, dan Padang yang terlihat terang dari foto satelit NASA ini.

Begitu kontras dengan negara tetangga, Singapura dan Kuala Lumpur, di mana kedua negara ini begitu terlihat gemerlap lampunya. | KOMPAS.COM

Rubrik

Komentar

Loading...