Gedung Diminta Balik Dinas Arsip, KIP Aceh Bakal Ngantor di Tenda

Gedung Diminta Balik Dinas Arsip, KIP Aceh Bakal Ngantor di Tenda
Ketua KIP Aceh Samsul Bahri

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Samsul Bahri mengungkapkan bahwa pihaknya berpotensi berkantor di bawah tenda menyusul gedung yang selama ini digunakan telah diminta balik oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.

Hal itu diungkapkan Samsul Bahri dalam rapat koordinasi tentang Rencana Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2022 dengan DPRA, Pemerintah Aceh, Panwaslih dan DPRK se-Aceh, di gedung Utama DPRA, Senin siang(29/6/2020).

Seperti diketahui, selama ini KIP Aceh berkantor di salah satu gedung di Komplek Gedung Arsip, Jalan T Nyak Arief, Jeulingke, Syiah Kuala, Banda Aceh. 

"Sudah empat kali kami disurati oleh Dinas Perpus agar mengosongkan gedung tersebut," kata Samsul.

"Mohon maaf, jika kami tidak punya kantor, kami akan plenokan untuk membangun tenda di lapangan mana yang bisa dipakai untuk berkantor."

Samsul mengaku sengaja mengungkapkan hal itu di forum tersebut.

"Di sini ada asisten I, kepala biro tata pemerintahan, ada kepala kesbangpol, dan ada kepala biro hukum," katanya.

Ditemui BERITAKINI.CO di sela-sela rapat koordinasi itu, Samsul mengatakan bahwa KIP Aceh sudah empat kali menyurati Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk meminta hibah gedung agar dijadikan kantor penyelenggara pemilihan umum itu.

"Tapi tidak ada jawaban," katanya.

Awalnya, kata Samsul, KIP Aceh mengusulkan agar bekas kantor BNN bisa diberikan untuk kantor KIP.

"Tapi dipakai untuk rumah sakit. Kemudian, kami usulkan bekas gedung perkebunan, ini tidak diberi juga. Terakhir eks kantor DKP, tapi tidak diberikan dengan alasan akan digunakan untuk wisma. Jadi sampai saat ini tidak ada solusi," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...